Seputar Publik

Bambang: Jangan Baper Menyikapi Sebuah Pemberitaan, Tempuh Saja Aturan Sesuai UU Pokok Pers

Praktisi hukum H. Bambang Sunaryo, SH.

Seputarpublik, Kota Bekasi – Sikap anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan Janet Aprilia yang terkesan reaktif dan baper dalam menyikapi sebuah pemberitaan yang ia anggap merugikan dirinya, ditanggapi praktisi hukum H. Bambang Sunaryo, SH.

Menurut Bambang, sikap anggota dewan yang terhormat itu sangat tidak terhormat, seharusnya Janet selaku wakil rakyat tidak boleh reaktif dan baper dalam menyikapi sebuah pemberitaan.

“Kan memang tugas jurnalis memberitakan sebuah peristiwa apalagi sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Jadi jangan baper lah,” ucapnya pada media. Sabtu (18/3/2023).

Bambang menyarankan sebaiknya anggota dewan yang terhormat itu menempuh langkah-langkah yang terhormat seperti diatur dalam UU Pokok Pers tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.

“Tempuh saja aturan seperti melakukan hak jawab atau klarifikasi pada media yang memberitakan. Jika tidak dibuka ruang hak jawab baru lakukan somasi ke dewan pers. Cara ini lebih elegan dibanding ngomel ngomel gak karuan, nuduh-nuduh berita jurnalis sebagai berita hoax dan abal-abal,” pintanya

Bambang kemudian mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bekasi untuk memeriksa Janet selaku anggota DPRD Kota Bekasi terkait polemik yang ramai diberitakan media.

“BK DPRD Kota Bekasi harus turun memeriksa anggota nya itu yang dinilai berlebihan,” tegasnya.

Sementara itu Janet sendiri saat diwawancara salah satu media online, Jum’at (17/3/2023) membantah dirinya telah melakukan pelecehan profesi dan mencemarkan nama baik salah satu wartawati yang melaporkannya ke Polres Metro Bekasi Kota.

Menurut Janet S, bahwa mereka (Wartawati) tersebut dalam pemberitaan hanya bermain opini dan tidak pernah meremehkannya.

“Mereka kan cuma main di opini saja. Mana bahasa saya yang meremehkan, Gak ada,” kata Janet S Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi kepada parametertodays.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wartawati dari media online Kompas86tv.com bernama Surti Megawati melaporkan oknum anggota DPRD Kota Bekasi ke Polres Metro Bekasi Kota.

Wanita yang akrab disapa Mega ini saat datang ke Sekretariat IWO (Ikatan Wartawan Online) Kota Bekasi menceritakan kronologis kejadian, bahwa oknum anggota dewan yang juga anggota Komisi III itu diduga telah dengan sengaja menjelekkan dan merendahkan Mega selaku wartawati dengan cara membuat postingan serta menyebarkannya di-Medsos dengan membuat status WhatsApp dan Grup WhatsApp pada tanggal 6/12/2022 serta secara sengaja memampangkan foto dirinya juga nama wartawati pelapor tersebut.

Bahkan oknum dewan tersebut juga menyebarkan nomor telepon Mega dengan cara membeberkan serta menambahkan narasi yang merupakan kebencian serta menyebutkan bahwa si wartawati itu merupakan wartawan abal-abal.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *