Ia mengapresiasi tokoh-tokoh penting yang berasal dari Papua Pegunungan, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk yang banyak berkontribusi bagi bangsa. Menurutnya, Ribka telah banyak membantunya dalam melaksanakan tugas-tugas di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Dan saya sangat terbantu sekali dengan adanya Ibu. Tapi ya, Ibu boleh muter ke mana-mana, seluruh Indonesia. Jangan lupa kampung sendiri," ungkapnya yang disambut gelak tawa masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Mendagri mengajak semua pihak untuk mengawal realisasi program presiden. Sebab, imbuh Mendagri, presiden memiliki perhatian yang sangat besar terhadap Provinsi Papua Pegunungan. Ia menambahkan, berdasarkan pengalamannya di Papua, pembangunan merupakan kunci utama tercapainya semua program.
Oleh karena itu, ia mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak untuk suksesnya berbagai program, termasuk rencana pembangunan 2.200 unit rumah di Papua Pegunungan.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat. Mudah-mudahan ini, program dari Bapak Prabowo untuk 2.200 rumah ini, ini nanti akan berlanjut lagi. Dan kemudian dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Papua," tandasnya.
Usai mengikuti kegiatan tersebut, Mendagri, Menteri PKP, dan rombongan meninjau Tugu Salib Wamena. Mereka kemudian melanjutkan peninjauan ke kawasan rumah subsidi di Wamena. Dalam berbagai kesempatan peninjauan itu, Mendagri dan Menteri PKP berdialog dan menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.
(*/Rdn)
Komentar