Seputarpublik.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar kegiatan open house bersama warga di Balai Kota Jakarta, Sabtu (21/3/2026), sebagai ajang silaturahmi usai perayaan Idulfitri.
Acara yang berlangsung di Ruang Sunda Kelapa ini dihadiri berbagai lapisan masyarakat. Mereka disambut langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Wakil Gubernur, Rano Karno.
Perkuat Citra Jakarta sebagai Kota Global

Dalam kesempatan tersebut, Rano Karno menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan keagamaan dan kebudayaan sejak Ramadan hingga Idulfitri merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
Ia menyebut berbagai perayaan lintas budaya, seperti Natal, Tahun Baru, Imlek, hingga Nyepi, telah berlangsung dengan tertib dan lancar.
“Semua kegiatan berjalan lancar, meskipun sempat diguyur hujan cukup besar, tetap dimulai tepat waktu,” ujarnya.
Open House Jadi Ruang Kebersamaan
Rano menegaskan bahwa kegiatan ini difokuskan sebagai ruang kebersamaan antara pemerintah daerah, masyarakat, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
“Hari ini kita mengadakan open house agar bisa bertemu langsung dengan masyarakat dan juga teman-teman OPD,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak dimaksudkan sebagai forum penyampaian aspirasi, melainkan murni dalam suasana halal bihalal.
“Dalam momen ini tidak ada penyampaian aspirasi. Ini hanya halal bihalal,” ucapnya.
Aspirasi Tetap Dibuka Lewat Kanal Resmi
Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui berbagai kanal resmi, seperti Balai Kota, kantor kelurahan, kecamatan, hingga kantor wali kota.
Selain itu, warga juga dapat menyampaikan masukan melalui media sosial resmi Pemprov maupun aplikasi JAKI.
Jaga Harmoni di Tengah Keberagaman
Melalui kegiatan ini, Pemprov berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta harmoni sosial di Jakarta tetap terjaga di tengah keberagaman.
Open house ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus komitmen pemerintah dalam merawat nilai toleransi dan persatuan di ibu kota.(*/hel).