Seputarpublik.com, JAKARTA — Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo menegaskan perannya sebagai BUMN yang hadir memberi dampak nyata bagi masyarakat. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat penyaluran dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) lebih dari Rp65 miliar, menjangkau masyarakat di 94 kabupaten/kota di Indonesia.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan penyaluran tersebut mencerminkan transformasi strategi sosial perusahaan yang kini mengedepankan konsep Creating Shared Value (CSV), bukan sekadar filantropi.
> “Sepanjang 2025, kami memegang prinsip Hadir Berdampak, Tumbuh Berkelanjutan. Sebanyak 70% alokasi TJSL difokuskan pada program CSV yang berdampak langsung bagi keberlanjutan bisnis dan sosial, serta 30% untuk filantropi,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
UMKM Masuk Rantai Pasok Perusahaan
PalmCo mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas melalui integrasi UMKM lokal ke dalam rantai pasok perusahaan. Salah satu contoh adalah pembinaan UMKM pandai besi di Desa Teratak, Riau, yang kini tergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih dan menjadi pemasok resmi alat panen perusahaan.
PalmCo memberikan dukungan berupa modal, sertifikasi SNI, hingga akses pasar. Secara keseluruhan, perusahaan telah membina lebih dari 8.500 UMK melalui pendampingan, pelatihan kapasitas, dan pengembangan pasar.
> “Membangun ekonomi masyarakat adalah investasi untuk memperkokoh korporasi,” tegas Jatmiko.
Beasiswa, Cegah Stunting, dan SDM Unggul
Di sektor pendidikan, PalmCo menjalankan PalmCo Scholarship Program, memberikan beasiswa penuh selama empat tahun bagi siswa berprestasi di sekitar wilayah operasional. Selain itu, kursus gratis bagi siswa SMA di sekitar kebun mencatat 90% peserta lulus masuk PTN.
Pada sektor kesehatan, PalmCo bekerja sama dengan BKKBN dalam Gerakan Cegah Stunting yang telah menjangkau lebih dari 4.000 anak dan keluarga melalui bantuan nutrisi dan pendampingan.
30 Ribu Pohon, 40 Ribu Bibit Ikan, Konservasi Satwa
Dalam bidang lingkungan, PalmCo mengusung program Green Harmony dengan penanaman lebih dari 30.000 pohon untuk penghijauan daerah aliran sungai (DAS) dan penyebaran 40.000 bibit ikan. Perusahaan juga terlibat aktif dalam konservasi satwa dilindungi seperti orangutan dan gajah bersama BKSDA dan lembaga nonpemerintah.
Respons Cepat Saat Bencana
PalmCo juga memperkuat peran dalam tanggap darurat bencana, khususnya bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Perusahaan terlibat dalam evakuasi, pendirian posko, distribusi logistik, hingga pemulihan pascabencana, termasuk dukungan pengawasan pembangunan dan relokasi 2.000 hunian tetap bagi korban.
> “Kami tidak berhenti pada fase darurat, tetapi juga terlibat dalam pemulihan jangka panjang,” ujar Jatmiko.
Penyaluran TJSL senilai Rp65 miliar ini menegaskan komitmen PalmCo sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kelestarian lingkungan Indonesia. (Red)*