> "Sudah kami ajukan untuk perbaikan, termasuk pemagaran. Mudah-mudahan segera terealisasi. Untuk pembersihan rumput sendiri memang sudah dijadwalkan setiap akhir bulan," jelasnya.
Ia juga mengakui bahwa fasilitas tersebut memang memerlukan perhatian melalui program rehabilitasi. Dengan pendapatan cabang sekitar Rp1,2 miliar per bulan, masyarakat berharap Perumdam pusat dapat memberikan perhatian terhadap percepatan perbaikan fasilitas tersebut.
Kualitas Air dan Distribusi
Dalam dialog tersebut, warga juga menyampaikan keluhan mengenai kualitas air yang terkadang berubah setelah distribusi kembali normal pascagangguan layanan.
Sebagian pelanggan mengaku air sesekali tampak keruh atau berwarna putih sehingga menimbulkan kekhawatiran.
Ratna menjelaskan bahwa pengawasan kualitas air berada di bawah kewenangan tim pusat dan dilakukan secara berkala.
> "Kualitas air selalu diawasi. Kami juga rutin menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media. Untuk pengolahan air memang menjadi kewenangan tim pusat," katanya.
Sementara itu, terkait distribusi air ke wilayah Kampung Batusapi, Yuda Permana menjelaskan bahwa sumber air berasal dari Sungai Citepus yang diolah sebelum dialirkan ke bak Kiaralawang dan selanjutnya didistribusikan ke sejumlah wilayah pelayanan.
Komentar