Seputar Publik / Nusantara

Danrem 162/WB Resmikan Desa Danger Sebagai Kampung Pancasila

pemotongan pita oleh Danrem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., dan Kepala Desa Danger Kaspul Hadi, pemotongan pita oleh Danrem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., dan Kepala Desa Danger Kaspul Hadi,

Dipilihnya Desa Danger sebagai Kampung Pancasila, karena memiliki sejarah pada masa penjajahan Belanda, dimana Jalur Danger merupakan momok bagi Belanda, karna disinilah markas BANTENG HITAM (Para Pejuang Sasak) yang dibuktikan dengan adanya monument perjuangan Banteng Hitam di halaman Masjid “Nurul Jihad”.

Tulis Komentar

Komentar