Seputar Publik, Kota Bekasi - Musyawarah Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) tingkat kabupaten/kota secara nasional digelar serentak hari ini, Minggu (21/12/2025).
Musda untuk menetapkan ketua DPD PAN Kabupaten/Kota yang baru periode 2024-2029 digelar secara virtual dan dibuka langsung oleh ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan sekaligus mengumumkan nama-nama yang ditetapkan menjadi ketua DPD PAN tingkat Kabupaten/Kota yang baru periode 2024-2029 secara nasional.
Namun dalam pengumuman, ada yang langsung ditetapkan menjadi ketua DPD yang baru, ada juga yang masih alot hanya menyebutkan nama-nama formatur saja, untuk menetapkan siapa yang menjadi ketua DPD yang baru Zulhas melempar bola panas dengan menyerahkan kepada para formatur tersebut untuk bermusyawarah dan bermufakat.
Kota Bekasi termasuk yang masih alot, Zulhas belum bisa menetapkan nama ketua DPD yang baru. Namun, hanya menyebut nama-nama formatur saja, dari 17 formatur hanya 7 nama yang disebut Zulhas layak menjadi ketua DPD PAN Kota Bekasi periode 2024-2029.
Untuk menetapkan siapa dari ke 7 formatur tersebut yang paling layak menjadi ketua DPD PAN Kota Bekasi yang baru periode 2024-2029, Zulhas melempar bola panas dengan menyerahkan kepada para formatur tersebut untuk bermusyawarah.
Ke 7 nama formatur tersebut, 5 berasal dari anggota DPRD Kota Bekasi, 1 calon anggota DPRD Kota Bekasi PAW dan 1 nya lagi mantan anggota DPRD. Mereka adalah :
1. Ahmad Riva'i (anggota DPRD)
2. Lukman Hakim (calon anggota DPRD PAW)
3. Agus Rohadi (anggota DPRD)
4. Abdul Muin Hafiedz (anggota DPRD)
5. Aminah (anggota DPRD)
6. Evi Mafriningsianti (anggpta DPRD)
7. Aji Numboro (mantan anggota DPRD)
Menanggapi hal itu, Ketua Stering Comitte (SC) Musda PAN Kota Bekasi Abdul Muin Hafied ketika diwawancarai media mengatakan, pihaknya sami'na wa ato'na pada keputusan partai dan sesuai arahan ketum akan segera bermusyawarah menyusun kepengurusan demi sukses dan lancarnya Musda ini.
"Mohon doanya semoga kami dapat menyusun kepengurusan mulai dari ketua, sekretaris dan bendahara berjalan lancar," ucap ketua SC yang juga salah satu dari 7 formatur.
Ketika ditanya tentang mekanisme menyusun kepengurusan, ketua SC yang akrab disapa Bang Muin menjelaskan, mekanismenya tentunya dengan jalan musyawarah dan mufakat untuk mencari yang terbaik. Namun bila hal itu tidak menemukan titik temu akan ditentukan dengan cara voting.
"Namun kita harapkan hal itu tidak akan terjadi, kita harus musyawarah dan mufakat ditempatkan dimana pun sebagai kader kita siap mengemban amanah yang diberikan DPW dan DPP," ujar ketua SC yang juga anggota DPRD Kota Bekasi.
Ketika ditanya tentang target waktu penyusunan kepengurusan, Ketua SC yang akrab disapa Bang Muin menjawab " Insya Alloh habis tahun baru penyusunan kepengurusan akan kita tuntaskan," tutupnya.
(AZ)