Sementara itu tokoh senior Pemuda Pancasila Kota Bekasi Abangda haji Jamal menghimbau kepada seluruh kader Pemuda Pancasila agar jangan jadi aji mumpung. Karena ormas Pemuda Pancasila ini terlahir karena sejarah dan terpanggil juga karna sejarah, serta punya andil membantu pemerintah dalam keutuhan NKRI ini.
“Jadi jangan di kotori ormas PP ini dengan ulah oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, karena seperti kata pepatah akibat nila setitik maka hancur susu sebelangga,” tandasnya.
Dulu, lanjut H. Jamal, PP di kenal premanisme, suka bikin ribut, kerjaannya hanya jaga lahan parkir saja. Perlu di ketahui kader PP sudah banyak yang menonjol dan berhasil, seperti pak Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI kita itu adalah kader PP. Saat ini paradigma PP sudah berubah, yakni lebih banyak menggunakan intelektual dan pemikiran ketimbang menggunakan otot.
“Kader PP banyak yang jadi serta berpengaruh, mulai dari Gubernur, Bupati, Walikota, anggota DPRD, DPR RI, dokter, lawyer, kita komplit. Orang sekarang mulai terbuka, kalau PP tak seperti yang mereka bayangkan,” ujarnya.
Diakhir acara temu seluruh kader Pemuda Pancasila kompak meneriakan yel yel salam Pancasila lima jari “Pancasila Abadi !”.
(Ahmad Zarkasi)
Komentar