“Responden yang terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih, untuk memastikan keakuratan dan kualitas data yang diperoleh,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Pengamat Politik Ekonomi Dedi Rohman penilaian terhadap kinerja Tri Adhianto sebagai selama menjadi Wakil Walikota dan Walikota Bekasi memang secara data real atau sesuai fakta.
“Selama kepemimpinan Tri Adhianto terdapat beberapa capaian positif yang diraih mulai dari indeks pembangunan manusia, penurunan angka kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan dan kesehatan,” ucap Dedi.
Dedi mencatat, IPM Kota Bekasi meningkat menjadi 83,06 poin dan pertumbuhan ekonomi pasca-Covid-19 meningkat menjadi 4,96 persen. Kemudian, angka inflasi Januari-Desember 2023 menurun menjadi 3,14 persen dan angka pengangguran terbuka 2023 menurun menjadi 7,90 persen.
“Lalu, angka kemiskinan turun menjadi 4,10 persen dan hingga 2023, Kota Bekasi miliki 315 SDN dan 62 SMPN. Apalagi target 2026, setiap kelurahan terdapat bangunan SMPN. Kota Bekasi telah mempunyai empat RSUD tipe D serta 53 puskesmas dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 100%,” ucap Dedi.
“Kota Bekasi telah berkembang pesat dengan berbagai pembangunan infrastruktur untuk memperlancar mobilitas warga,” imbuhnya.
Karena itu, sambung Dedi, hasil survei ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang dinamika politik di Kota Bekasi menjelang Pilkada 2024 dan menjadi pertimbangan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses pemilihan.
Komentar