Seputar Publik / Berita

Dapur Makan Bergizi Gratis Jagakarsa Diprotes Warga, Parkir Liar dan Dampak Lingkungan Jadi Sorotan

Operasional MBG 008 di Srengseng Sawah dinilai ganggu akses jalan, timbulkan potensi masalah sampah, lalu lintas, dan kenyamanan warga
Saat Sejumlah Tokoh Masyarakat mendatangi lokasi dapur Makan Bergizi Gratis Jagakarsa 008 di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, yang diprotes warga karena dinilai mengganggu akses jalan lingkungan. Saat Sejumlah Tokoh Masyarakat mendatangi lokasi dapur Makan Bergizi Gratis Jagakarsa 008 di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, yang diprotes warga karena dinilai mengganggu akses jalan lingkungan.

Seputarpublik.com, JAKARTA SELATAN — Sejumlah warga Kampung Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, memprotes operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Jagakarsa 008 yang berlokasi di RT 001 RW 002. Keberadaan dapur umum tersebut dinilai memicu gangguan lalu lintas, persoalan parkir, hingga potensi dampak lingkungan di kawasan permukiman.

Salah satu warga, Irwan Bhakti, mengatakan sejak dapur MBG beroperasi, kendaraan operasional dan karyawan kerap memadati badan Jalan Haji Sibi di sekitar lokasi.

> “Sejak beroperasi, kami sudah beberapa kali menyampaikan protes. Namun justru muncul rambu dilarang parkir di sepanjang jalan,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, kendaraan yang terparkir membuat akses keluar-masuk rumah warga terganggu karena lebar jalan menyempit dan manuver kendaraan menjadi sulit.

Dapur MBG Jagakarsa 008 mulai beroperasi pada 28 Januari 2026, setelah uji coba makanan dan kegiatan syukuran pada 23 Januari 2026. Keluhan serupa disampaikan warga lain yang tinggal berhadapan dengan lokasi dapur. Mereka menilai parkir kendaraan operasional di jalan umum menambah kepadatan lalu lintas di lingkungan tersebut.

Tulis Komentar

Komentar