Achmad Rio Dessiar, Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada (UGM) membahas perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam teknologi penerjemahan.
Sementara Fitri Meutia, Ph.D. dari Universitas Nasional (UNAS) memperkenalkan model pemanfaatan AI, termasuk ChatGPT dan Gemini, dalam pembelajaran bahasa Korea tingkat menengah.
Adapun Risa Triarisanti, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memaparkan perkembangan serta kolaborasi kelembagaan selama 11 tahun penyelenggaraan pendidikan bahasa Korea di UPI.
Sesi tersebut dimoderatori Dr. Fadhila Hasby, M.A.
Sementara sesi kedua mengangkat tema kajian studi Korea dengan perspektif yang lebih luas.
Getar Hati, Ph.D. dari FISIP UI membagikan pengalamannya dalam membangun platform Korea-Indonesia Connection (KIC).
Dian Novikrisna, S.Sos., M.I.S. dari BINUS University membahas posisi Korea Selatan sebagai kekuatan menengah atau middle power dalam percaturan diplomatik internasional.
Sementara Euis Sulastri memaparkan strategi pengembangan jejaring kemitraan akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Komentar