Zaenal menjelaskan, LBIQ merupakan lembaga bentukan Pemprov DKI Jakarta yang secara khusus fokus pada pendidikan Al-Qur’an dan Bahasa Arab. Ia menyebut lembaga tersebut menjadi satu-satunya di Indonesia yang dibentuk melalui Peraturan Gubernur (Pergub).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” katanya.
Orientasi program tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tokoh masyarakat, alim ulama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Biro Pendidikan Mental Spiritual (Dikmental) Setda DKI Jakarta, Fajar Eko Satrio, menegaskan bahwa keberadaan LBIQ memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat Jakarta.
“Di tengah derasnya arus globalisasi, kemajuan teknologi, serta berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, dibutuhkan generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai spiritual,” ujar Fajar.
Menurut dia, pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga kualitas manusianya.
“Pemprov DKI Jakarta meyakini bahwa pembangunan kota tidak sekadar diukur dalam kemajuan fisik dan ekonomi, tapi juga kualitas manusia,” ucapnya.(*/hel)
Komentar