Beranda
Seputar Publik / Megapolitan

Anak-anak TPA An-Najwa Belajar Nabung Dan Catat Uang Bareng Dosen Universitas YARSI

Dosen Universitas YARSI poto bersama dengan anak-anak TPA An-Najwa, Kampung Jembatan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (30/8/2025).  Dosen Universitas YARSI poto bersama dengan anak-anak TPA An-Najwa, Kampung Jembatan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (30/8/2025). 

Seputar Publik, Jakarta – Tawa riang terdengar dari sebuah ruang belajar sederhana di TPA An-Najwa, Kampung Jembatan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (30/8/2025). 

Hari itu, anak-anak TPA An-Najwa tidak hanya belajar mengaji, tetapi juga mendapat pengalaman baru, yakni belajar cara menabung dan mencatat keuangan sejak dini dengan cara yang seru.

Pelajaran tersebut merupakan program dari dosen Program Studi Akuntansi Universitas YARSI yang bertajuk "Gemar Menabung (GEMBUNG)" dan "Gemar Mencatat (GENCAT)", sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal pentingnya literasi keuangan sekaligus belajar mengatur uang saku secara sederhana. TPA An-Najwa merupakan TPA binaan PT. United Tractor sebagai program CSR nya.

Sementara itu tim dosen yang hadir dari Universitas YARSI adalah Ibu Imelda Sari, S.E., M.Si., Ak., Bapak Andri Gunawan, S.Pd.I, BA(hons)., M.Phil., dan Bapak Dr. Masagus Asaari, S.E., M.Si., Ak., CA. Mereka membimbing anak-anak TPA dengan metode yang menyenangkan: mulai dari permainan interaktif, mewarnai celengan, hingga simulasi mengisi buku tabungan.

Belajar Uang Lewat Celengan & Buku Tabungan

Setiap anak mendapat celengan unik, buku tabungan sederhana, serta uang Rp5.000 sebagai modal awal menabung. Mereka tampak antusias saat mewarnai celengan, lalu dengan bangga menuliskan transaksi pertama mereka di buku tabungan yang telah didesain khusus oleh mahasiswa Universitas YARSI.

“Kami ingin anak-anak terbiasa disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola uang, walaupun sederhana. Dari kebiasaan kecil ini, mereka bisa belajar untuk meraih cita-cita di masa depan,” ujar Imelda Sari, salah satu dosen pendamping.

Apresiasi dari TPA An-Najwa

Kepala TPA An-Najwa, Ibu Saidah, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Pasalnya Selama ini belum pernah ada perguruan tinggi yang hadir berbagi ilmu di sekitar TPA kami. Anak-anak biasanya hanya belajar agama, tapi hari ini mereka belajar cara mengatur uang dengan menyenangkan. 

"Kami berharap Universitas YARSI bisa lebih sering datang, bahkan membuat pelatihan untuk ibu-ibu, remaja, dan UMKM di sekitar sini,” ujarnya penuh harap.

Kebiasaan Baik yang Terus Dipantau

Tak berhenti di hari itu saja, Universitas YARSI akan memantau perkembangan tabungan anak-anak selama tiga bulan ke depan. Dari situlah akan terlihat sejauh mana mereka mampu menjaga kebiasaan menabung dan mencatat keuangan secara konsisten.

Bekal Finansial untuk Masa Depan

Program GEMBUNG dan GENCAT sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Harapannya, anak-anak tidak hanya tumbuh cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki kecakapan finansial sebagai bekal menghadapi masa depan.

Di balik tangan-tangan mungil yang memegang celengan sederhana itu, tersimpan harapan besar: lahirnya generasi yang disiplin, hemat, dan bijak dalam mengelola uang sejak dini.

(*/Hel)