“Kita tanya-tanya dulu jamnya. Panggil Wali Kota, panggil SKPD, makanya direncanakan kita bisa masuk setengah 8 dan setengah 10, dari segi pelayanan pelayanan administrasi bisa diantisipasi mungkin bisa setengah sepuluh atau bagaimana,” kata Heru.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memastikan uji coba untuk pengaturan jam masuk kerja dilakukan terlebih dahulu di lingkungan pemerintahan itu.“Jadi, tahap awal pengaturan jam masuk kerja untuk internal Pemprov DKI Jakarta dulu. Kita akan uji coba di sini, sambil evaluasi,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo.Menurut Syafrin, Pemprov DKI memiliki lingkungan yang cukup besar sehingga uji coba pengaturan jam kerja dapat terlihat dampak efektif-tidaknya uji coba itu.Seputar Publik / Megapolitan
DKI Akan Kaji Jam Kerja dengan Fleksibilitas 90 Menit
Ilustrasi kemacetan di jalanan ibu kota
Jika masuk pukul 07.30 WIB, lanjut Heru, berarti akan pulang pukul 16.30 WIB. Tetapi jika masuk pukul 09.30 WIB, berarti pulang pukul 18.30 WIB.Sebagai upaya mendapatkan kesepakatan yang sesuai, nantinya Heru mendata tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memungkinkan menerapkan pembagian jam kerja agar tidak mengganggu kegiatan pelayanan publik.
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang, Kebun dan Pabrik Jadi Laboratorium Kesiapan Kerja Generasi Muda
PTPN I Regional 3 Salurkan Bantuan Panti Asuhan di Semarang, Wujud Kepedulian Sosial Holding Perkebunan Nusantara
Kemenlu Benarkan Pria Yang Tewas Dibungkus Lakban di Menteng Diplomatnya
Ekonomi Pascabencana Sumatera Mulai Bangkit, Transaksi E-Commerce UMKM Tembus 7,4 Juta
Jaga Keindahan, Aksi Gabungan Kecamatan Bekasi Selatan Bersihkan Spanduk Liar di Jalan
Lanud Halim Perdanakusuma Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Persatuan
Hari Kedua Retret, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Antusias Ikuti Senam Pagi Bersama
Komentar