Seputarpublik.com || JAKARTA — Ancaman krisis pangan global menjadi perhatian serius berbagai pihak. Karena itu, masyarakat didorong mulai membangun kemandirian pangan dari lingkungan terkecil, mulai dari rumah tangga hingga desa.
Hal tersebut mengemuka dalam forum diskusi publik bertema “Pengelolaan Komunikasi Publik Terkait Ketahanan Pangan” yang digelar pada Senin (25/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi I, Mohamad Sohibul Iman, mengatakan dunia saat ini tengah menghadapi ancaman besar berupa krisis pangan, energi, dan air (food, energy and water crisis).
Meski demikian, menurutnya Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah sehingga tidak perlu terlalu khawatir apabila potensi tersebut mampu dikelola secara optimal.
“Indonesia dikenal sebagai negeri yang subur dan kaya. Karena itu masyarakat harus kembali membangun budaya produktif seperti menanam dan beternak,” ujar Sohibul Iman.
Ia menegaskan kebutuhan fundamental bangsa tidak boleh terus bergantung pada negara lain karena kemandirian pangan merupakan bagian penting dari kedaulatan negara.
“Kita tidak boleh terlalu bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.
Komentar