Untuk mencegah simpang siur informasi, Polda NTT disiapkan sebagai salah satu pusat pengendalian dan informasi dalam penanganan bencana.
Gubernur mengatakan kesepakatan tersebut dilakukan bersama Kapolda NTT agar perkembangan situasi dapat disampaikan secara terkoordinasi berdasarkan data yang telah diverifikasi.
“Pusat penanganan bencana nanti, kebencanaan ini ada di Polda NTT,” kata Melkianus.
Kapolda NTT juga memutuskan agar perkembangan penanganan bencana disampaikan melalui press release resmi setiap hari bersama unsur Forkopimda.
“Pak Kapolda memutuskan setiap hari nanti akan ada press release resmi dari Forkopimda terkait penanganan bencana agar kita lebih mudah berkoordinasi untuk melakukan proses komunikasi publik maupun penanganan bencana,” ujarnya.
Langkah tersebut diharapkan menjadi rujukan bagi masyarakat dan media dalam memperoleh informasi resmi mengenai korban, kerusakan, serta perkembangan penanganan gempa.
Pemerintah Ingatkan Masyarakat Waspadai Hoaks
Komentar