Seputar Publik / Teknologi

GIFA-METEC Indonesia 2026 Dibuka, 260 Eksibitor dari 19 Negara Dorong Hilirisasi Industri Logam

Pameran teknologi pengecoran logam dan metalurgi di JIExpo Kemayoran menghadirkan solusi otomasi, digitalisasi, efisiensi energi, hingga teknologi berkelanjutan.
GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026), menghadirkan lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara untuk memperkuat ekosistem teknologi dan hilirisasi industri logam Indonesia. GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026), menghadirkan lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara untuk memperkuat ekosistem teknologi dan hilirisasi industri logam Indonesia.

India diwakili Ashapura International Limited melalui solusi multimineral serta Secure Meters yang membawa sistem manajemen energi digital untuk mendukung efisiensi fasilitas pemrosesan logam.

Sementara MAGMA Engineering Asia Pacific Pte Ltd dari Singapura memperkenalkan perangkat lunak simulasi pengecoran yang dapat membantu industri mengidentifikasi potensi cacat pada produk cor.

Austria menghadirkan Qoncept Technology GmbH dengan teknologi digitalisasi pabrik dan otomatisasi yang ditujukan untuk mengoptimalkan penggunaan bahan baku sekaligus mendukung aspek keselamatan dalam proses produksi baja.

Dari Jerman, ABP Induction Systems GmbH membawa solusi tungku induksi hemat energi, sedangkan BEDA Oxygentechnik Armaturen GmbH memperkenalkan komponen sistem katup pengaman untuk manufaktur baja.

Italia hadir melalui Servizi Lame di A. Marchesini dengan teknologi pisau pemotong presisi untuk kebutuhan fabrikasi aluminium.

Adapun KALFRISA, S.A.U. dari Spanyol menampilkan sistem perlindungan lingkungan yang dirancang untuk industri metalurgi dengan kebutuhan energi tinggi.

Tulis Komentar

Komentar