Forum tersebut juga mengangkat sejumlah isu strategis, termasuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan penerapan industri rendah karbon.
Rangkaian Tech Talk turut menghadirkan 19 pakar industri, akademisi, dan perwakilan teknis perusahaan.
Sejumlah topik yang dibahas antara lain teknologi pemanasan induksi multi-zone untuk pabrik pengerolan baja, solusi berkelanjutan bagi produksi baja di Asia Tenggara, hingga teknologi fuel polishing, filtrasi, dan pemisahan air untuk mendukung perlindungan peralatan industri berat yang menggunakan bahan bakar campuran biodiesel B50.
Perkuat Ekosistem Industri Logam
Lia mengatakan GIFA dan METEC Indonesia tidak hanya menjadi ajang komersial, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem industri logam.
Menurutnya, partisipasi perusahaan internasional pada penyelenggaraan edisi ketiga menunjukkan perhatian terhadap potensi industri metalurgi dan pengecoran logam Indonesia.
“Pameran ini lebih dari sekadar ajang komersial. Antusiasme eksibitor internasional dalam berpartisipasi pada edisi ketiga ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi metalurgi dan pengecoran logam di kawasan Asia Tenggara,” kata Lia.
GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 berlangsung hingga Sabtu (12/9/2026) di Hall B dan C JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pameran terbuka secara gratis bagi pengunjung profesional. Informasi mengenai jadwal seminar dan sesi Tech Talk tersedia melalui kanal resmi penyelenggara.(*/hel)
Komentar