GURU BESAR: DANANTARA, LANGKAH STRATEGIS MENUJU KESEJAHTERAAN BANGSA
Seputar Publik MEDAN || Pemerintah Indonesia resmi memperkenalkan Danantara, sebuah skema manajemen kekayaan negara (Supreme Wealth Fund) yang menjadi bagian dari besar dalam reformasi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seiring diberlakukannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN.
Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Ningrum Natasya Sirait, SH, M.Li, bertema “Danantara untuk Kesejahteraan Bangsa Indonesia”, melalui keterangannya, Minggu (24/8).
“Pada tahun 2025 ini, kita dikejutkan secara positif oleh langkah progresif Pemerintah dalam mengubah UU BUMN yang lama menjadi UU No. 1 Tahun 2025. Salah satu hal yang paling menarik adalah diluncurkannya Danantara, manajemen Supreme Wealth Fund milik negara,” ujar Prof. Ningrum.
Menurutnya, di tengah tekanan ekonomi global yang tak terelakkan, Indonesia menunjukkan keberanian dengan menghadirkan solusi strategi jangka panjang.
“Tidak ada satu pun negara yang terkena dampak tekanan ekonomi global. Namun, Indonesia justru hadir dengan inovasi besar: Danantara – sebuah entitas yang akan mengelola dana kekayaan negara dari akumulasi aset BUMN untuk mendukung program dan proyek strategis nasional,” tambahnya.
Prof Ningrum juga menekankan bahwa, tujuan utama Danantara adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan, seiring meningkatnya kesejahteraan sebagai dampak dari pengelolaan kekayaan negara yang lebih modern dan terstruktur.
“Dua hal penting dari kehadiran Danantara: pertama, mendorong kesejahteraan masyarakat melalui strategi usaha-usaha. Kedua, mengajak masyarakat turut serta mengawasi dan memastikan transparansi pelaksanaannya. Negara-negara besar di Eropa, Amerika, bahkan tetangga kita seperti Malaysia dan Singapura, dulu juga memiliki mekanisme serupa. Kini, Indonesia juga mengambil posisi yang setara,” jelasnya.
Meski berbagai pandangan pro dan kontra bermunculan, Prof. Ningrum menekankan pentingnya dukungan publik untuk memberi ruang dan waktu kepada pemerintah dan pengelola Danantara agar dapat bekerja secara optimal.
"Sudah saatnya kita memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk mengelola Danantara. Pro dan kontra itu wajar. Tapi mari beri waktu agar mereka bisa menunjukkan hasilnya. Penilaian yang adil bisa diberikan setelah ada hasil nyata, tentu dengan komunikasi yang transparan dan efektif antara pemerintah dan pengelola Danantara," ujarnya.
Danantara tidak hanya mencerminkan guncangan Indonesia dalam tata kelola ekonomi nasional, namun juga menunjukkan kesiapan negara ini dalam bersaing di pentas ekonomi global.
Dengan pengelolaan kekayaan negara yang lebih modern, Indonesia bergerak menuju cita-cita besar: kesejahteraan rakyat yang merata dan berkelanjutan. (***).