Beranda
Seputar Publik / Berita

Hadapi Perubahan Gen Z, LLDIKTI III dan CariKampusCariKerja Bahas Strategi Digital Marketing Kampus 360

Sarasehan Marketing Kampus 2026 di Jakarta membahas penguatan reputasi digital, strategi penerimaan mahasiswa baru, hingga konektivitas pendidikan dengan dunia kerja.
Kepala LLDIKTI Wilayah III Kemendiktisaintek Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan saat membuka Sarasehan Marketing Kampus 2026 di AROEM Ballroom, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026). Forum tersebut dihadiri lebih dari 130 pimpinan perguruan tinggi swasta dan menjadi momentum peluncuran CariKampusCariKerja. Kepala LLDIKTI Wilayah III Kemendiktisaintek Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan saat membuka Sarasehan Marketing Kampus 2026 di AROEM Ballroom, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026). Forum tersebut dihadiri lebih dari 130 pimpinan perguruan tinggi swasta dan menjadi momentum peluncuran CariKampusCariKerja.

Seputarpublik.com || JAKARTA — Perubahan perilaku calon mahasiswa dan orang tua dalam mencari informasi perguruan tinggi mendorong kampus untuk memperkuat strategi komunikasi dan pemasaran digital. Namun, transformasi tersebut dinilai harus tetap berpijak pada kualitas akademik dan layanan pendidikan yang sesungguhnya.

Hal itu menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Sarasehan Marketing Kampus 2026 bertema “Ekosistem Digital Marketing 360°: Kampus Dikenal, Dipercaya, dan Dipilih” yang digelar bersama LLDIKTI Wilayah III Kemendiktisaintek di AROEM Ballroom, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 130 pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Jakarta sekaligus menjadi momentum peluncuran CariKampusCariKerja, platform yang oleh pengembangnya diperkenalkan sebagai edu-marketplace yang menghubungkan siswa, perguruan tinggi, dan industri dalam satu ekosistem digital.

Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., saat membuka kegiatan menyoroti semakin besarnya ketergantungan calon mahasiswa dan orang tua terhadap kanal digital dalam mencari informasi serta membentuk persepsi mengenai perguruan tinggi.

Henri menegaskan, kehadiran digital kampus perlu dibangun secara konsisten dan informatif. Namun, informasi yang disampaikan melalui ruang digital harus mencerminkan kondisi serta kualitas akademik dan layanan pendidikan yang sebenarnya.

Menurutnya, ruang digital tidak semata berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan dan reputasi perguruan tinggi secara berkelanjutan. Ia juga menyambut berbagai inisiatif edu-marketplace yang dinilai dapat membantu transformasi digital perguruan tinggi secara sehat dan bertanggung jawab.

Dalam forum tersebut, Gubernur DKI Jakarta turut menyampaikan ucapan selamat atas peluncuran CariKampusCariKerja. Kehadiran platform itu diapresiasi sebagai salah satu upaya memperkuat ekosistem pendidikan dan ketenagakerjaan di Jakarta serta diharapkan dapat menjadi penghubung dari pendidikan menuju dunia profesional.

Reputasi Digital dan Kepercayaan Publik

Kepala Biro Umum, Humas dan Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Manifes Zubayr, S.E., M.M.Ak., membahas pentingnya digital public relations dalam membangun reputasi perguruan tinggi dan kemitraan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara masyarakat mengenal dan menilai perguruan tinggi. Karena itu, informasi pendidikan tinggi perlu hadir di ruang digital yang digunakan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari komunikasi publik yang kredibel.

Manifes juga menguraikan peran komunikasi digital pemerintah, antara lain menyampaikan informasi kebijakan dan program, memperkuat publikasi capaian serta inovasi perguruan tinggi, dan membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi, mahasiswa, dosen, alumni, maupun mitra.

Menurutnya, reputasi digital menjadi salah satu modal kepercayaan publik. Calon mahasiswa pada akhirnya tidak hanya mempertimbangkan program studi, tetapi juga institusi yang mereka percaya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ali Mukodas, M.Pd., turut menyampaikan sejumlah program pendidikan Pemprov DKI Jakarta, termasuk Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang mencakup jenjang S1, S2 hingga S3.

Strategi Digital Marketing 360°

Founder & CEO CariKampusCariKerja–Kreatif.Pro, Dr. (Cand.) Yaser Arafat, S.M., M.M., dalam keynote “Strategi Digital Marketing 360°: Transformasi PMB Kampus Swasta di Era Generasi Z”, membahas perubahan preferensi generasi Z dalam memilih perguruan tinggi.

Yaser memaparkan data Kemdiktisaintek dan LLDIKTI yang menurutnya menunjukkan salah satu kampus besar mengalami penurunan jumlah pendaftar sekitar 20–25 persen pada 2026. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai bagian dari tantangan yang dihadapi ekosistem pendidikan tinggi swasta.

Ia menilai fenomena tersebut tidak serta-merta menunjukkan penolakan Gen Z terhadap pendidikan tinggi, melainkan adanya perubahan preferensi terhadap pendidikan tinggi.

“Gen Z tidak sedang menolak pendidikan tinggi. Mereka menolak janji yang tidak ditepati,” ujar Yaser.

Dalam paparannya, Yaser memperkenalkan kerangka Digital Marketing 360° yang mencakup optimasi mesin pencari, content dan video marketing, iklan digital, kolaborasi influencer/KOL, digital PR, serta pemanfaatan CRM melalui email dan WhatsApp.

Menurut dia, strategi tersebut tidak hanya berfokus pada kehadiran kampus di banyak platform, tetapi bagaimana berbagai kanal digital saling terhubung dalam satu ekosistem.

Ia juga menjelaskan konsep edu-marketplace sebagai kanal yang dapat mempertemukan kebutuhan perguruan tinggi dan siswa. Kampus dapat terhubung dengan calon mahasiswa, sedangkan siswa memperoleh informasi mengenai program studi dan jalur karier yang relevan dengan minat serta potensinya.

Hubungkan Pendidikan hingga Dunia Kerja

Sarasehan kemudian dilanjutkan dengan talkshow dan sesi tanya jawab bertajuk “Dari Awareness Hingga Registrasi: Digital Marketing Kampus yang Berdampak”.

Sejumlah praktisi membahas strategi CRM untuk meningkatkan konversi calon mahasiswa, digital PR dan konten media sosial, serta pemanfaatan edu-marketplace dalam proses rekrutmen mahasiswa baru. Sesi tersebut dipandu Sigit Nugroho, S.I.Kom., M.I.Kom., dari Humas LLDIKTI Wilayah III.

Sarasehan turut dihadiri Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Kemdiktisaintek Doddy Zulkifli Indra Atmadja, S.I.Kom., M.Si., serta Ketua Tim Kerja Hubungan Masyarakat dan Kerjasama LLDIKTI Wilayah III Maghfira Syalendri Alqadri, S.H., M.H.

Kegiatan tersebut didukung PT Teknologi Cekat Indonesia (CEKAT) dan PT iForte Solusi Infotek serta berkolaborasi dengan Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA), 360Indonesia, dan Beyond Borders Indonesia.

CariKampusCariKerja dikembangkan dengan tiga layanan utama, yakni Tes Minat Bakat, CariKampus, dan CariKerja. Berdasarkan keterangan penyelenggara, Tes Minat Bakat menggunakan asesmen berbasis AI dengan kombinasi teori Holland RIASEC dan Multiple Intelligences Gardner, sementara CariKampus menyediakan layanan pencarian perguruan tinggi dan CariKerja memuat informasi lowongan kerja serta magang.

Melalui layanan tersebut, pengembang menyatakan platform ini diarahkan untuk menjadi penghubung digital antara siswa, perguruan tinggi, dan dunia industri, dengan tagline “Dari Sekolah, Kampus Sampai Karir. Satu Platform.(Red.)*