Seputar Publik / Otomotif

IEE Series 2026 Berakhir, Kolaborasi Industri dari Balikpapan hingga Jakarta Makin Terhubung

Rangkaian IEE Series 2026 mempertemukan pelaku energi, engineering, manufaktur, hingga agrikultur, sekaligus membawa agenda keberlanjutan, pengembangan talenta, dan kolaborasi lintas sektor.
Rangkaian IEE Series 2026 dari Balikpapan, Surabaya hingga Jakarta memperkuat konektivitas industri, teknologi, pengetahuan, dan peluang kolaborasi lintas sektor. Rangkaian IEE Series 2026 dari Balikpapan, Surabaya hingga Jakarta memperkuat konektivitas industri, teknologi, pengetahuan, dan peluang kolaborasi lintas sektor.

Country General Manager Pamerindo Indonesia, Lia Indriasari, mengatakan hasil kegiatan tersebut akan digunakan untuk mendukung program pendidikan.

“Hasil yang dikumpulkan akan mendukung tiga institusi pendidikan, yaitu Universitas Teknologi Sumbawa, Institut Teknologi Kalimantan, dan Institut Teknologi Sumatera,” ujar Lia.

Dengan demikian, makna sustainability dalam IEE Series 2026 tidak berhenti pada penggunaan teknologi yang lebih efisien atau pengelolaan sumber daya.

Keberlanjutan juga diterjemahkan melalui upaya membangun ekosistem pengetahuan, membuka akses bagi talenta muda, serta memperluas manfaat kegiatan industri kepada masyarakat.

Dari Pertemuan Menjadi Koneksi Berkelanjutan

Jika ditarik dari Balikpapan hingga Jakarta, rangkaian IEE Series 2026 memperlihatkan karakter industri yang berbeda di setiap wilayah.

Balikpapan menunjukkan potensi konektivitas industri di Kalimantan dan kawasan Indonesia Timur. Surabaya memperluas pertemuan antara sektor energi, utilitas, manufaktur, dan agrikultur. Sementara Jakarta menjadi titik temu ekosistem energi dan engineering dalam skala nasional dan internasional.

Namun, terdapat satu benang merah dari seluruh rangkaian tersebut, yakni kebutuhan terhadap konektivitas lintas sektor dalam pengembangan industri.

Teknologi yang dikembangkan untuk satu sektor dapat menjadi solusi bagi sektor lainnya. Kebutuhan energi dapat melahirkan peluang baru bagi infrastruktur. Pembangunan membutuhkan material, engineering, dan teknologi. Seluruh rantai tersebut pada akhirnya membutuhkan manusia, pengetahuan, serta kemampuan untuk beradaptasi.

Hanung mengatakan IEE Series tidak ingin berhenti sebagai rangkaian pameran yang selesai ketika kegiatan berakhir.

“Kami melihat IEE Series bukan sebagai rangkaian pameran yang selesai ketika acara berakhir, tetapi sebagai platform yang terus membangun koneksi antara industri, teknologi, pengetahuan, dan manusia,” ujarnya.

Dengan berakhirnya Engineering Week pada 12 September 2026, seluruh rangkaian IEE Series 2026 pun resmi ditutup.

Perjalanan dari Balikpapan, Surabaya hingga Jakarta memperlihatkan bahwa transformasi industri melibatkan lebih dari sekadar teknologi dan investasi.

Ekosistem yang saling terhubung, kolaborasi berkelanjutan, serta pengembangan pengetahuan dan sumber daya manusia menjadi bagian dari agenda yang diangkat dalam rangkaian IEE Series 2026.

IEE Series dijadwalkan kembali hadir pada 2027 dengan agenda yang lebih luas dan inovatif, melanjutkan konektivitas yang telah dibangun sepanjang rangkaian 2026.(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar