“Petani sawit adalah pilar utama industri ini. Sekitar 30 persen pasokan bahan baku pengolahan industri di PalmCo berasal langsung dari hasil kebun petani rakyat. Karena itu, peningkatan produktivitas kebun rakyat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan industri sawit sekaligus menjawab kebutuhan energi nasional,” kata Jatmiko.
Pembelian TBS Petani Capai 2,095 Juta Ton
Peran petani mitra tersebut tercermin dari realisasi pembelian tandan buah segar (TBS) PalmCo hingga Juli 2026 yang mencapai 2,095 juta ton.
Khusus pada Juli 2026, pembelian TBS dari petani mitra mencapai 361.494 ton atau meningkat 40,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pasokan tersebut juga diikuti dengan kualitas bahan baku yang tetap terjaga. Rendemen CPO dari pembelian TBS petani mitra hingga Juli 2026 tercatat sebesar 18,56 persen.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa penguatan kemitraan tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan volume pasokan, tetapi juga mendukung kualitas bahan baku yang diolah di pabrik kelapa sawit.
Dari sisi ekonomi, pembelian TBS petani mitra hingga Juli 2026 menghasilkan margin kontribusi sebesar Rp125,29 miliar.
Komentar