Seputarpublik, Kota Bekasi – Peringati Hari Pahlawan 10 November. DPD KNPI Kota Bekasi menggelar dialog publik menghadirkan narasumber sejarawan Anhar Gonggong di Gedung Creatif Center Kota Bekasi, Kamis (10/11/2022).
Tampak hadir dalam dialog tersebut, Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Dandim 0507/Bekasi Kolonel Kav. Luluk Setyanto, Perwakilan Kapolres Metro Bekasi Kota, Perwakilan Kejaksaan Negeri, Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan Ahmad Faisal, Anggota DPRD RI Fraksi Golkar Weny Haryanto dan segenap pengurus KNPI Kota Bekasi.
Mulyadi selaku ketua pelaksana dialog publik dari KNPI mengucapkan terimakasih atas partisipasi rekan rekan pemuda KNPI dan tamu kehormatan, serta menyampaikan tujuan dari kegiatan dibuat.
“Terimakasih saya ucapkan atas kehadiran tamu Kehormatan dan tamu undangan yang hadir, dialog publik ini sebagai bentuk aktualisasi 10 November, rekam jejak menteladani para pahlawan yang telah berkorban memerdekakan bangsa ini,” pungkas ketua pelaksana.
Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, Ahmad Mardani yang turut menyampaikan sambutan mengatakan, kegiatan diskusi publik yang digelar KNPI, bertujuan untuk memberi kesempatan bagi para pemuda untuk menyampaikan aspirasi kepada kepala daerah sekaligus menyerap informasi yang disampaikan Forkopimda terkait kemajuan suatu bangsa.
“kita memiliki bonus demografi mendatang, dan itu sangat ditentukan dari perkembangan para pemuda sejak dini, oleh karenanya kehadiran Forkopimda selain menyerap aspirasi para pemuda, sekaligus momentum forkopimda menyampaikan isu-isu terkait pada kemajuan suatu bangsa,” tutur ketua KNPI.
Sementara itu Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Menanggapi sambutan pengurus KNPI mengatakan, berlandaskan kutipan dari Ki Hajar Dewantara kehadiran Pemimpin harus memiliki prinsip Ing ngarso sung tulodho (didepan menjadi contoh)
Ing madyo mangun karso (ditengah memberi semangat)
Tut wuri Handayani ( dibelakang memberi Dorongan/Dukungan ).
“Saya sebagai Pemimpin harus meneladani para Pemimpin, Pemimpin harus memiliki prinsip Ing ngarso sung tulodho (didepan menjadi contoh)
Ing madyo mangun karso ( ditengah memberi semangat) Tut wuri Handayani (dibelakang memberi Dorongan/Dukungan), sehingga kehadirannya dapat memberikan manfaat bagi orang banyak,” ungkapTri Adhianto.
Kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan piagam penghargaan kepada veteran yang hadir.