Beranda
Seputar Publik / Berita

Lantik Halson Nainggolan Jadi Sekda Lebak, Bupati Hasbi Tegaskan ASN Harus Berani, Profesional, dan Berintegritas

Pelantikan Sekda definitif menjadi momentum penguatan birokrasi Pemkab Lebak untuk mempercepat pelayanan publik, reformasi birokrasi, dan sinergi antar-OPD.
Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya melantik Halson Nainggolan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak dan menegaskan pentingnya ASN yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya melantik Halson Nainggolan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak dan menegaskan pentingnya ASN yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Seputarpublik.com || LEBAK, BANTEN — Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya melantik Halson Nainggolan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak dalam prosesi yang berlangsung di Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak, Senin (14/9/2026).

Dalam sambutannya, Hasbi menekankan pentingnya keberanian, loyalitas, integritas, serta profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Hasbi, aparatur pemerintah harus bekerja berdasarkan aturan yang berlaku dan tidak menjalankan tugas dalam bayang-bayang ketakutan, melainkan berorientasi pada kepentingan publik.

“Saya berharap Pak Sekda dapat mengawal pemerintahan dengan baik dan menerjemahkan visi-misi pemerintah daerah ke dalam program kerja yang nyata,” demikian inti pesan Hasbi dalam sambutannya.

Pelantikan Halson Nainggolan sebagai Sekda definitif menandai babak baru penguatan koordinasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak. Sebelumnya, Halson telah menjalankan tugas sebagai Penjabat (Pj) Sekda sejak November 2025.

Perkuat Sinergi Antar-OPD

Hasbi menegaskan bahwa peran Sekda tidak hanya sebatas administrator pemerintahan, tetapi juga sebagai penghubung utama yang mampu membangun komunikasi dan koordinasi antarlembaga di lingkungan pemerintah daerah.

Menurutnya, sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kunci agar program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan efektif serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Jangan sampai ada OPD yang merasa paling penting sendiri. Semua harus bekerja bersama dan saling mendukung,” tegas Hasbi.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks, sehingga aparatur dituntut mampu beradaptasi terhadap perubahan, sekaligus menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan publik.

Disiplin dan Tanggung Jawab ASN

Dalam arahannya, Hasbi turut menyoroti pentingnya kedisiplinan serta pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi masing-masing ASN.

Setiap aparatur, kata dia, harus mampu mempertanggungjawabkan pekerjaannya sesuai aturan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Pesan tersebut dinilai penting mengingat posisi Sekda memiliki peran strategis sebagai koordinator administrasi pemerintahan dan penghubung antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah.

Halson Nainggolan sendiri bukan sosok baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak. Sebelum dipercaya sebagai Sekda definitif, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lebak.

Momentum Penguatan Birokrasi

Dengan dilantiknya Halson sebagai Sekda, Pemerintah Kabupaten Lebak diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi pemerintahan, mempercepat pelaksanaan program pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah, serta mendorong reformasi birokrasi.

Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat mesin birokrasi agar semakin solid, profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

* Penulis: AN