Penurunan debit air tersebut, menurutnya, menjadi indikator bahwa sistem pengendalian aliran air di Cengkareng Drain bekerja secara optimal meski hujan masih mengguyur sejumlah wilayah Jakarta.
> “Artinya aliran air berjalan dengan baik. Kami berharap kondisi ini tetap terkendali sehingga genangan dan banjir dapat segera surut,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga tiga kali sehari, yang dijadwalkan berlangsung sampai 27 Januari 2026. Berdasarkan evaluasi sementara, OMC dinilai efektif menurunkan intensitas hujan dari lebat menjadi ringan hingga rintik-rintik.
Gubernur Pramono turut mengimbau masyarakat, khususnya warga yang bermukim di bantaran sungai, agar tetap waspada dan menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai selama curah hujan masih tinggi. (*/hel)
Komentar