Seputar Publik, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi merombak susunan Kabinet Merah Putih pada Senin (8/9/2025). Keputusan reshuffle ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo, di Istana Negara.
“Berbagai pertimbangan masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore ini beliau memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih,” ujar Prasetyo.
Dalam perombakan mendadak ini, beberapa nama besar turut diganti. Berikut daftar menteri hasil reshuffle:
Menko Polhukam: Budi Gunawan
Menteri Keuangan: Sri Mulyani
Menteri Perlindungan dan Pekerja Migran Indonesia: Abdul Karding
Menteri Koperasi dan UKM: Budi Arie
Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Aritedjo
Langkah reshuffle ini dilakukan di tengah situasi politik yang memanas pascakerusuhan di Jakarta.
Sri Mulyani: Korban Kerusuhan dan Pergantian Kabinet
Nama Sri Mulyani menjadi sorotan dalam perombakan ini. Mantan Menteri Keuangan itu sebelumnya menjadi salah satu korban dari kerusuhan di Ibu Kota. Rumah pribadinya di Jakarta dijarah massa pada Minggu (31/8/2025) dini hari.
Lewat akun Instagram pribadinya, @smindrawati, Sri Mulyani sempat mencurahkan isi hatinya mengenai kejadian tersebut. Ia menceritakan kehilangan sejumlah barang berharga, termasuk sebuah lukisan bunga yang ia buat 17 tahun lalu.
“Dalam kerusuhan tidak pernah ada pemenang. Yang ada adalah hilangnya akal sehat, rusaknya harapan, runtuhnya fondasi berbangsa dan bernegara. Kita negara hukum yang berperikemanusiaan, adil, dan beradab,” tulis Sri Mulyani.
Lukisan itu, menurutnya, memiliki nilai personal mendalam karena menjadi saksi perjalanan hidup dan tempat anak-anaknya tumbuh.
Pasca-penjarahan, sempat muncul isu bahwa Sri Mulyani akan mundur dari kabinet. Meski begitu, isu tersebut sempat ditepis oleh beberapa koleganya di pemerintahan.
Budi Arie dan Bayang-Bayang Kontroversi
Selain Sri Mulyani, nama Budi Arie juga mencuri perhatian publik. Menteri Koperasi tersebut beberapa kali disebut-sebut dalam kasus judi online, meski dirinya membantah keras keterlibatan apa pun.
Dinamika Politik Pasca-Kerusuhan
Perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo kali ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menstabilkan pemerintahan di tengah situasi politik yang bergejolak. Namun, reshuffle ini juga membuka babak baru dalam peta kekuasaan di Kabinet Merah Putih.
(*/ hel)