Seputarpublik.com, LAMPUNG — PTPN IV Regional VII, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero), terus memperkuat sistem pengendalian internal dan kualitas pelaporan keuangan melalui pelatihan Control Self Assessment (CSA). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) yang dijalankan secara menyeluruh di lingkungan perusahaan.
Pelatihan tersebut diikuti perwakilan karyawan dari berbagai unit kerja dan bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait mekanisme CSA serta peran strategisnya dalam mendukung implementasi ICOFR secara full cycle di seluruh siklus operasional.
Region Head PTPN IV Regional VII yang diwakili Kepala Bagian Akuntansi dan Keuangan, Mario Ellyando Zein, menyampaikan bahwa perusahaan kini memasuki fase krusial dalam implementasi ICOFR.
“Sejalan dengan implementasi ICOFR secara full cycle, saat ini kita berada pada tahap penting untuk memastikan efektivitas sistem pengendalian internal atas pelaporan keuangan melalui kegiatan CSA di seluruh siklus operasional,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa CSA bukan sekadar formalitas administratif, melainkan proses sistematis untuk memastikan setiap kontrol berjalan efektif serta mampu memitigasi risiko.
“CSA merupakan upaya untuk mengidentifikasi, menilai, dan memastikan bahwa setiap kontrol telah berjalan dengan baik. Hal ini penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi pelaporan keuangan,” lanjutnya.
Mario menambahkan, hasil pelaksanaan CSA akan dilaporkan kepada Badan Pengawas BUMN sebagai bagian dari implementasi peta jalan ICOFR. Hal ini sejalan dengan posisi perusahaan sebagai bagian dari BUMN sistemik Tier 1 yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas laporan keuangan konsolidasi.
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk aktif dan serius dalam mengikuti pelatihan. Menurutnya, kolaborasi antarunit kerja, Divisi Manajemen Risiko, serta konsultan menjadi kunci keberhasilan implementasi.
Sementara itu, Kasubdiv Risiko Strategic & Korporasi, Wawan Irawan, menjelaskan bahwa CSA merupakan bagian penting dalam pengujian efektivitas aktivitas pengendalian.
“CSA merupakan bentuk testing terhadap aktivitas pengendalian. Kita memastikan bahwa proses yang berjalan telah sesuai dengan desain dan SOP yang berlaku di perusahaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, implementasi ICOFR bertujuan membangun kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap kualitas laporan keuangan perusahaan.
“Dengan ICOFR, kita ingin memastikan laporan yang dihasilkan memiliki tingkat keandalan tinggi dan dapat dipercaya oleh seluruh stakeholder,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, PTPN IV Regional VII menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance), serta memastikan setiap proses bisnis berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai standar yang berlaku.(Adv)*