Selain kegiatan pemulihan pascabencana, PMI Jakarta Utara juga melakukan pemantauan terhadap situasi bencana di berbagai wilayah dan mengirimkan personel untuk membantu penanganan di daerah yang membutuhkan, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Rijal, keterlibatan PMI Jakarta Utara dalam membantu daerah lain tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi potensi bencana di Jakarta Utara.
“Kadang orang bertanya, ‘Ini bagaimana PMI Utara bisa ke sini sementara di daerahnya sendiri lagi ada kebakaran besar?’ Kami sudah mengantisipasi untuk kebutuhan di sana. Dan di NTT kita juga sudah mengirim personel untuk membantu,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kerja kemanusiaan membutuhkan semangat gotong royong dan dukungan lintas wilayah. Menurutnya, PMI diharapkan dapat saling membantu ketika suatu daerah mengalami bencana dan membutuhkan dukungan.
Rijal berharap kolaborasi antara PMI Jakarta Utara, PMI Tapanuli Tengah, pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat dapat terus terjalin selama proses pemulihan Tapanuli Tengah.
Komentar