Seputarpublik.com || TEBING TINGGI – PT Sri Pamela Medika Nusantara (SPMN), salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Manajemen Risiko dan Penyusunan Kajian Risiko sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya sadar risiko serta meningkatkan kapasitas seluruh unit kerja dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko secara efektif.
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari Kantor Pusat PT Sri Pamela Medika Nusantara, RS Sri Pamela Tebing Tinggi, RS Sri Pamela Sei Dadap, Klinik Sri Pamela Medan, Klinik Sri Pamela Rambutan, Klinik Sri Pamela Gunung Pamela, Klinik Sri Pamela Sei Karang, Klinik Sri Pamela Sei Dadap, Klinik Sri Pamela Sei Silau, Klinik Sri Pamela Sei Mangkei, hingga Klinik Sri Pamela Batang Toru.
Acara diawali dengan sambutan Kepala RS Sri Pamela Tebing Tinggi yang menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko sebagai salah satu pilar dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.
Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Divisi Keuangan dan Manajemen Risiko PT Sri Pamela Medika Nusantara, Azizatul Mukarromah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa manajemen risiko merupakan bagian penting dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan menjadi tanggung jawab seluruh insan perusahaan.
Pada sesi pemaparan materi, peserta memperoleh pembekalan mengenai konsep dan implementasi Manajemen Risiko yang disampaikan oleh Afyalda. Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Kajian Risiko oleh Dina, yang memberikan pemahaman mengenai proses identifikasi, analisis, evaluasi, hingga penyusunan langkah-langkah mitigasi risiko yang dapat diterapkan pada masing-masing unit kerja.
Untuk mengukur efektivitas pembelajaran, kegiatan dilengkapi dengan pre-test dan post-test, serta sesi tanya jawab dan sharing session yang berlangsung interaktif. Melalui diskusi tersebut, para peserta berkesempatan berbagi pengalaman, tantangan, serta praktik-praktik terbaik dalam penerapan manajemen risiko di lingkungan kerja masing-masing.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi dan penyusunan kajian risiko ini, PT Sri Pamela Medika Nusantara berharap seluruh unit kerja semakin memahami pentingnya penerapan manajemen risiko secara konsisten dalam setiap proses bisnis perusahaan.
Komitmen tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas tata kelola perusahaan, meminimalkan potensi risiko, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang unggul, profesional, berorientasi pada keselamatan pasien, dan berkelanjutan.(Adv)*