Seputarpublik.com, JAKARTA — PTPN IV PalmCo mencetak tonggak sejarah baru dalam pengelolaan hubungan industrial dengan meresmikan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Periode 2026–2027. Penandatanganan yang berlangsung di Jakarta, pekan lalu, menjadi momentum penting karena merupakan PKB tunggal pertama sejak terbentuknya Subholding PalmCo pasca merger.
Prosesi tersebut dihadiri Direktur SDM dan Umum PTPN III (Persero) Endang Suraningsih, Direktur SDM & TI SupportingCo Siwi Peni, Direktur SDM & TI PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Affan Safiq, jajaran manajemen, serta para pemangku kepentingan terkait. PKB tunggal ini menyatukan puluhan ribu pekerja PTPN IV PalmCo di bawah satu payung regulasi yang harmonis sebagai fondasi percepatan kinerja perusahaan ke depan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa PKB ini menjadi pilar utama dalam menjalankan mandat strategis perusahaan pasca transformasi.
“PTPN IV PalmCo saat ini mengemban berbagai program strategis, mulai dari intensifikasi lahan hingga percepatan hilirisasi komoditas sawit. Amanah besar ini hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat dan harmonis antara manajemen dan Serikat Pekerja,” ujar Jatmiko.
Proses penyusunan PKB dilakukan melalui tahapan panjang dan penuh keterbukaan. Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo, Suhendri, menjelaskan bahwa dokumen tersebut merupakan hasil konsolidasi menyeluruh pasca merger.
“Penandatanganan PKB ini menjadi milestone penting hubungan industrial PTPN IV sekaligus PKB tunggal pertama dalam PalmCo. Proses perundingan yang dimulai sejak awal 2025 berlangsung dinamis, namun selalu dikelola secara terbuka dan saling menghormati hingga tercapai kesepakatan bersama demi kemaslahatan karyawan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum SPBUN PTPN IV, M. Iskandar, menilai PKB ini sebagai bentuk konkret perlindungan hak-hak pekerja di tengah transformasi besar perusahaan.
“Bagi kami, kesejahteraan karyawan adalah prioritas utama. PKB ini diharapkan memperkuat sinergi antara manajemen dan serikat pekerja, memastikan aspirasi karyawan terakomodasi secara adil untuk mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang,” tegasnya.
Transformasi Operasional dan Kesejahteraan Pekerja
PKB Periode 2026–2027 memuat pengaturan komprehensif, mulai dari standarisasi sistem penggajian, jaminan kesehatan, hingga penyelarasan budaya kerja di seluruh regional operasional PalmCo. Kebijakan ini dirancang untuk meminimalkan kesenjangan antar unit pasca merger, sehingga tercipta rasa keadilan dan kesetaraan bagi seluruh insan perusahaan.
Selain itu, pengembangan kompetensi pekerja menjadi salah satu fokus utama guna menjawab tantangan transformasi industri perkebunan nasional yang semakin kompetitif.
Hadirnya Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, S.T., M.Si., IPU., memberikan legitimasi kuat atas penandatanganan PKB tersebut. Dalam arahannya, ia mengapresiasi PTPN IV PalmCo yang dinilai berhasil menjaga kondusivitas hubungan industrial di masa transisi.
Menurutnya, PKB ini dapat menjadi contoh nasional bagaimana proses merger perusahaan besar tetap mampu mengedepankan dialog konstruktif tanpa mengesampingkan kesejahteraan pekerja.
Menuju Perkebunan Nasional yang Tangguh
PKB tunggal ini juga menjadi langkah awal sinergi menyeluruh pasca merger, di mana seluruh regional PTPN IV PalmCo kini memiliki kompas yang sama dalam menjalankan operasional perusahaan. Budaya kerja yang inklusif dan berkeadilan diharapkan semakin memperkuat peran PalmCo sebagai agen pembangunan nasional.
Selain fokus pada kinerja internal, PTPN IV PalmCo terus memperkuat misi sosial dan kemanusiaan, khususnya di wilayah Sumatra, melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dan respons kebencanaan. Hubungan industrial yang harmonis menjadi modal utama dalam menjalankan peran strategis tersebut.
Menutup rangkaian acara, Jatmiko K. Santosa mengajak seluruh insan PalmCo untuk menjadikan PKB sebagai pedoman kerja bersama.
“PKB adalah janji bersama untuk tumbuh lebih kuat, lebih efisien, dan lebih sejahtera. Mari kita implementasikan secara konsisten agar menjadi jiwa dalam setiap aktivitas operasional dari hulu hingga hilir,” pungkasnya.
Semangat kolaborasi yang lahir dari Jakarta ini diharapkan menjadi energi baru bagi PTPN IV PalmCo dalam menyongsong tahun 2026 dengan optimisme dan kinerja berkelanjutan. [Red]