Seputarpublik.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idulfitri 2026.
Pemerintah optimistis tingkat inflasi pada momentum Lebaran tahun ini dapat lebih terkendali dibandingkan periode yang sama pada 2025.
“Kita akan memasuki masa libur hingga besok, namun pemantauan harga tetap dilakukan. Dengan begitu, kita dapat memastikan bahwa meskipun sudah memasuki hari-hari terakhir, harga kebutuhan pokok tetap terjaga dengan baik,” ujar Tomsi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program Tiga Juta Rumah serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal, di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Pemda Diminta Aktif Cek Harga di Pasar
Menanggapi dinamika harga di sejumlah daerah, Tomsi secara khusus meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk melakukan perbandingan harga dengan wilayah sekitar sebagai langkah pengawasan.
Hal tersebut dilakukan setelah ditemukannya anomali harga komoditas di beberapa daerah yang mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara wilayah tetangganya relatif stabil.
“Jika daerah tetangga tidak mengalami kenaikan atau hanya sedikit naik, tetapi di satu wilayah harganya melonjak tinggi, maka Pemda harus segera turun langsung ke pasar untuk melakukan pengecekan,” tegasnya.
Distribusi Logistik Pangan Harus Terkendali
Selain pengawasan harga di tingkat pasar, Tomsi juga menekankan pentingnya pengelolaan distribusi logistik pangan secara efektif.
Ia meminta seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah, menyampaikan laporan kendala distribusi secara rinci dan spesifik, agar penanganannya dapat dilakukan dengan cepat.
“Jika ada kendala, mohon dijelaskan secara detail. Misalnya terkait kontainer di pelabuhan tertentu, sebutkan pelabuhannya agar dapat segera kami tindak lanjuti bersama Dirjen Perhubungan Laut untuk mendapatkan prioritas penanganan,” jelas Tomsi.
Rakor Libatkan Berbagai Instansi Pemerintah
Rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai kementerian dan lembaga baik secara langsung maupun virtual.
Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Imran serta Pelaksana Tugas Deputi II Kantor Staf Presiden, Popy Rufaidah.
Selain itu, sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga lainnya juga mengikuti rapat secara virtual guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi menjelang Idulfitri.(red)*