Seputar Publik Jakarta, — Kreativitas dan keberanian generasi muda mendapat sorotan dalam sebuah penampilan seni di Calvin School Jakarta. Lionel Jaden, seorang siswa dengan bakat menulis yang menonjol, berhasil memukau audiens saat membawakan puisi ciptaannya sendiri berjudul : “Api Hitam yang Mengaum”.
Puisi tersebut berisi kritik sosial yang kuat, menggambarkan sosok berkuasa yang menjadikan ego sebagai benteng, menekan mereka yang berada di bawah, serta mengkhianati kepercayaan yang diberikan. Berikut pembacaan puisi “Api Hitam yang Mengaum” secara utuh oleh Lionel:
Api Hitam yang Mengaum
Suara meninggi, Menenggelamkan pikiran dan logika
Bukan untuk mendengar, namun untuk didengar
Dinding egonya menjulang ke atas
Memantulkan suara sendiri, bukan kebenaran
Ia menduduki singgasana tertinggi
Bukan untuk mengulurkan tangannya
Tetapi untuk memperbudak yang lebih rendah
Mengintimidasi bawahannya
Lakunya bagaikan kembang plastik
Bukan untuk mengharumkan kawan
Sesungguhnya untuk merampas putik bunga
Sebab ia merupakan penyamar yang ulung
Ia berkedok sebagai sebuah bejana
Segala tetesan rahasia mengalir padanya
Katanya, Ia mendambakan menampung tetesan rahasia
bagaikan merangkul tirta
Nyatanya, Ia mencuraikan semuanya
Karya Lionel Jaden, (Calvin School Jakarta)
Dengan penjiwaan yang mendalam, Lionel berhasil menyampaikan pesan tajam di balik bait-bait puisinya. Para guru, siswa, dan orang tua yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas keberaniannya mengekspresikan gagasan melalui karya sastra.
Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa lainnya untuk lebih aktif berkarya serta menjadikan seni sebagai media menyuarakan kepedulian terhadap realitas di sekitar mereka.