"Penghargaan khususnya kepada panitia pelaksana, Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara pada hari ini, baik kerja sama pusat maupun daerah," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa refleksi Rakernas TP PKK X menjadi ruang konsolidasi nasional bagi gerakan PKK yang substantif, inklusif, dan strategis. Proses pembahasan yang berlangsung secara partisipatif dan kolaboratif mencerminkan semangat kerja bersama serta kesetaraan di semua tingkatan.
Tri juga menekankan komitmen PKK terhadap visi pembangunan keluarga Indonesia yang berdaya, sehat, cerdas, dan sejahtera.
Lebih lanjut, Tri menyampaikan perlunya TP PKK melakukan sinkronisasi dengan pemerintah daerah serta mitra strategis untuk mendorong keberlanjutan program.
Ia berharap PKK dapat menjadi gerakan yang mengusung nilai dan budaya dalam menghidupkan gotong royong dan ketahanan keluarga. Para kader pun diminta untuk menjadi pelopor perubahan sosial di lingkungan masing-masing.
"Mari kita lanjutkan gerak langkah dengan penuh semangat dengan tetap menjunjung tinggi kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja berkualitas. Rakernas boleh berakhir tetapi semangat pengabdian tidak boleh padam," tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wamendagri Ribka Haluk, Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP PKK Pusat Yane Ardian Bima Arya, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keluarga TP PKK Pusat Niken Tomsi, serta Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) La Ode Ahmad P. Bolombo. Hadir pula para pengurus TP PKK Pusat, Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia.
(*/Rdn)
Komentar