"Kami telah menerima mandat dari DPP ABPEDNAS untuk segera melaksanakan Musdalub. Karena itu, kami langsung bergerak melakukan persiapan dan membentuk kepanitiaan. Insyaallah, Musdalub akan dilaksanakan pada 4 November 2026 di Kota Serang," ujar Ali Hanafiah.
Ali menegaskan, waktu persiapan yang relatif singkat tidak boleh mengurangi kualitas pelaksanaan Musdalub. Karena itu, seluruh panitia diharapkan mampu bekerja secara efektif, solid, dan profesional.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa kepanitiaan yang telah dibentuk dapat menjalankan tugas secara maksimal, sehingga agenda konsolidasi dan penguatan organisasi ABPEDNAS di Provinsi Banten dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Ketua Panitia Musdalub, H. Adam Adhariyudin, menyatakan kesiapannya untuk segera menggerakkan seluruh jajaran panitia setelah penetapan dan pembentukan kepanitiaan.
Menurut Adam, pihaknya akan langsung melakukan konsolidasi internal, membagi tugas masing-masing bagian, serta mempersiapkan kebutuhan teknis dan administratif untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Musdalub.
"Ini adalah amanah organisasi yang harus kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Memang waktunya relatif singkat, tetapi bagi kami, kerja cepat harus tetap terukur dan yang paling penting harus sukses. Saya optimistis dengan kebersamaan dan soliditas seluruh panitia, agenda ini bisa terlaksana secara maksimal," tegas Adam.
Ia menambahkan, Musdalub bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan langkah, serta membangun kembali soliditas organisasi ABPEDNAS di Provinsi Banten.
Melalui pelaksanaan Musdalub tersebut, diharapkan terbentuk kepemimpinan DPD ABPEDNAS Provinsi Banten yang kuat dan solid, serta mampu mengoptimalkan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengawal pembangunan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat desa.(Redaksi.)*
Komentar