Beranda
Seputar Publik / Megapolitan

Buntut Rusuh Persija VS Persib, ARH Akan Tuntut Panpel Karena Banyak Jatuh Korban Warga Bekasi

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim (ARH) Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim (ARH)

Seputar Publik Kota Bekasi - Anggota DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim mengkritik ketidak profesionalan panitia pelaksana laga pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (16/2/2025 kemarin yang berbuntut kerusuhan supporter hingga menimbulkan banyak jatuh korban warga Kota Bekasi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi ini pun berencana akan menuntut pihak panitia pelaksana (Panpel) agar bertanggung jawab terhadap para korban yang kebanyakan warga Kota Bekasi sebagai tuan rumah.

"Saya saat kejadian melihat langsung banyak warga Bekasi yang menjadi korban, bahkan saya ikut melerai, saya kemudian menemui pengurus The Jack dan panitia pelaksana, saya katakan kepada mereka saya tidak terima dan akan menuntut," ucap Arif tegas.

Nah, saya kemudian mendatangi para korban satu persatu dan memberikan nomor telepon saya agar menghubungi saya untuk mengawal keberatan atau tidak terima atas penganiayaan yang terjadi ini ke pihak panitia, tegasnya.

Tidak sampai disitu, Anggota dewan anak Kaliabang asli ini pun langsung bergerak cepat memotori rekan-rekan sesama anggota DPRD Kota Bekasi untuk segera menggelar rapat semua komisi untuk menyikapi kejadian ini agar tidak terulang lagi.

"Ya rekan-rekan di DPRD semuanya sudah sepakat, Rabu besok (19/2/2025) akan mengadakan rapat semua komisi untuk menyikapi kejadian ini," ungkapnya.

Ini adalah sebuah langkah dari DPRD untuk memberikan masukan kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan hasil rapat gabungan besok supaya kejadian ini tidak terulang lagi, ungkapnya menambahkan.

Arif Rahman Hakim menyesalkan peristiwa itu terjadi. Betapa tidak sebuah pertandingan yang seharusnya menjadi sebuah tontonan yang menarik dan menghibur bagi warga Kota Bekasi seketika berubah menjadi sebuah tragedi yang mengerikan akibat ulah supporter The Jack yang kecewa kemenangan tim kesayangannya 2 - 0 berhasil disamakan oleh tim lawan bebuyutannya Persib Bandung menjadi 2 - 2.

"Saya melihat langsung mereka begitu sangat membabi buta, mereka menyerang dan menganiaya dengan sangat brutal siapa saja yang dituduh bobotoh, bahkan sampai tukang parkir dan pedagang di aniaya karena dituduh bobotoh," tutur Arif.

Arif melanjutkan, Ketika dirinya mengetahui yang diserang dan dianiaya banyak warga Bekasi yang dituduh bobotoh. Ia langsung turun melerai kemudian ikut mengamankan korban sampai masuk kedalam ruangan samping ruang ganti pemain dilantai dasar

Di ruangan itu, lanjut Arif lagi, dirinya melihat sudah banyak korban-korban penganiayaan lain yang diamankan panitia. Mereka ternyata adalah warga Bekasi yang merupakan supporter Persija tanpa menggunakan atribut hanya membawa KTA The Jack.

"Mereka ada yang warga dari Teluk Pucung, Pondok Gede, Pekayon. Ini sangat miris karena banyak warga Bekasi yang menjadi korban," sesal Arif.

Arif berharap kedepan kejadian yang menjadi momok buruk Ini tidak boleh terjadi lagi di Kota Bekasi, karena Kota Bekasi bukan Jakarta. Padahal banyak warga Kota Bekasi pendukung Persija juga.

"Yang tambah miris, stadion kebanggaan warga Kota Bekasi Patriot Candrabhaga ikut dirusak pula. Ini harus dievaluasi," tegasnya.

Saya kira memang butuh ketegasan pihak pengamanan didalam stadion dengan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku, pungkasnya.

(AZ)