Seputar Publik / Berita

Antisipasi Dampak Banjir, 1.790 Pasukan Orange DLH DKI Disiagakan di Titik Rawan

Hadapi puncak musim hujan Januari–Februari 2026, DLH DKI Jakarta kerahkan ribuan personel, ratusan armada, dan teknologi saringan sampah otomatis untuk jaga fungsi drainase kota.
Petugas Pasukan Orange DLH DKI Jakarta membersihkan sampah pascabanjir di salah satu titik rawan banjir Ibu Kota, sebagai bagian dari sistem siaga musim hujan 2026. (Foto: Dok. DLH DKI Jakarta) Petugas Pasukan Orange DLH DKI Jakarta membersihkan sampah pascabanjir di salah satu titik rawan banjir Ibu Kota, sebagai bagian dari sistem siaga musim hujan 2026. (Foto: Dok. DLH DKI Jakarta)

Seputarpublik.com, JAKARTA — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyiagakan 1.790 Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau Pasukan Orange untuk menangani persoalan sampah akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah Ibu Kota.

Langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadapi potensi curah hujan tinggi pada Januari hingga Februari 2026, yang berisiko memicu genangan dan banjir di berbagai titik rawan.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana menjadi kunci utama dalam penanganan sampah saat banjir.

“Fokus kami memastikan sampah tidak menumpuk, saluran air tetap berfungsi optimal, serta lingkungan warga terdampak dapat segera dibersihkan secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Asep di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Ratusan Armada dan Alat Berat Disiagakan

Untuk mendukung operasi lapangan, DLH DKI Jakarta mengerahkan 101 unit truk pengangkut sampah, 116 unit alat berat, serta 15 perahu karet yang siap digunakan di wilayah terdampak banjir.

Tulis Komentar

Komentar