Plh Dirjen Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan
SEPUTAR PUBLIK MATARAM – Untuk mencegah terjadinya defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Ditjen Bina Keuda Kemendagri mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar memanfaatkan transformasi digital. Selain itu, Pemda juga didorong perlu mengoptimalkan realisasi APBD agar defisit dapat dihindari.
Pesan ini disampaikan oleh Plh Dirjen Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan dalam acara Bimtek Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang berlangsung dari tanggal 23-24 Januari 2025, di Hotel Golden Palace Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Maurits menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan keuangan daerah untuk mendukung pelayanan publik yang lebih modern (smart customized) dan berbasis data.
“Cara-cara (mengelola keuangan secara) konvensional sudah harus kita tinggalkan, digitalisasi ini merupakan langkah untuk mewujudkan good and clean government,” katanya.
Dia menjelaskan, transformasi tata kelola keuangan daerah melalui SIPD telah digaungkan oleh pemerintah pusat. SIPD telah menjadi andalan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Komentar