Materi pertama berjudul “Your First Steps in Marketing” disampaikan oleh Intan Tri Annisa, S.E., M.Sc., yang mengajarkan para siswi mengenai riset pasar sederhana, analisis kompetitor, dan strategi branding. Dilanjutkan dengan materi Unique Selling Proposition (USP) oleh Lily Deviastri, S.E., MIB., yang membantu peserta mengenali keunikan produk yang mereka ciptakan.
Pada hari kedua, giliran Randhy Nugroho, S.E., M.Sc. memberikan pemahaman tentang Laporan Keuangan dan Budget, termasuk cara menghitung biaya operasional dan proyeksi modal usaha. Sementara Ananta Hagabean, S.E., MBA. mengupas pentingnya menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan strategi harga jual yang kompetitif.
Dari Ide Kreatif Jadi Proposal Bisnis
Sebagai penutup sesi pertama, setiap kelompok siswi ditugaskan membuat Proposal Ide Usaha yang mencakup tahapan marketing, estimasi biaya, serta perhitungan HPP berdasarkan materi yang mereka pelajari.
Proposal tersebut kemudian dipresentasikan dalam sesi kedua yang berlangsung di Universitas YARSI pada 17 September 2025.
Dalam kesempatan itu, para siswi dibagi menjadi enam kelompok dan mempresentasikan hasilnya di hadapan tim PkM. Setiap kelompok mendapatkan saran dan masukan terkait kelayakan pasar, model bisnis, hingga efektivitas strategi pemasaran yang mereka rancang.
Sinergi Pendidikan dan Dunia Nyata
Menurut tim pelaksana, banyak ide bisnis di kalangan muda gagal bukan karena produknya buruk, tetapi karena lemahnya manajemen keuangan dan strategi pemasaran. Karena itu, pelatihan ini dirancang untuk menjembatani antara teori dan praktik bisnis nyata, sehingga para siswi memiliki kemampuan dasar yang aplikatif.
Program Entrepreneur Real School Hub pun menjadi terobosan inspiratif bagi sekolah menengah berbasis boarding school. SMA Future Gate Putri berhasil memadukan nilai-nilai keagamaan dengan keterampilan bisnis modern, mulai dari literasi keuangan hingga digital marketing.
Dengan pembekalan ini, sekolah berharap lahir generasi wirausahawan muslimah yang tak hanya salehah dan cerdas, tetapi juga mandiri secara finansial dan siap memimpin perubahan ekonomi di masa depan.(*/hel)
Komentar