Seputar Publik / Internasional

Delegasi JMSI Ziarahi Makam Ayah Laksamana Cheng Ho di Yunnan, Teguh Santosa: Simbol Persahabatan Indonesia–Tiongkok dan Jembatan Kebudayaan

Kunjungan Delegasi JMSI ke Makam Ma Hazhi di Kunming menegaskan pentingnya memperkuat hubungan budaya, diplomasi, dan kerja sama media Indonesia–Tiongkok di era digital melalui semangat warisan Laksamana Cheng Ho.
Ketua Umum JMSI Teguh Santosa bersama delegasi JMSI berziarah ke Makam Ma Hazhi, ayah Laksamana Cheng Ho, di Bukit Yueshan, Kunming, Provinsi Yunnan, Tiongkok, sebagai simbol penguatan persahabatan, diplomasi budaya, dan kolaborasi media Indonesia–Tiongkok. Ketua Umum JMSI Teguh Santosa bersama delegasi JMSI berziarah ke Makam Ma Hazhi, ayah Laksamana Cheng Ho, di Bukit Yueshan, Kunming, Provinsi Yunnan, Tiongkok, sebagai simbol penguatan persahabatan, diplomasi budaya, dan kolaborasi media Indonesia–Tiongkok.

Seputarpublik.com || KUNMING TIONGKOK – Delegasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) melakukan ziarah ke makam Ma Hazhi, ayahanda Laksamana Cheng Ho (Zheng He), di Bukit Yueshan, Distrik Kunyang, Provinsi Yunnan, Tiongkok, Rabu (15/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda JMSI di Yunnan sekaligus memperkuat pesan persahabatan dan hubungan budaya antara Indonesia dan Tiongkok.

Makam Ma Hazhi yang berada tidak jauh dari Museum Distrik Jinning ditemukan pada tahun 1894. Penemuan itu menjadi salah satu referensi sejarah penting yang mengungkap asal-usul keluarga Laksamana Cheng Ho, tokoh pelayaran legendaris Dinasti Ming pada abad ke-15.

Dalam catatan sejarah, Cheng Ho dikenal sebagai pemimpin armada Tiongkok yang melakukan pelayaran ke berbagai wilayah Asia hingga Afrika. Armada yang dipimpinnya pernah singgah di sejumlah kawasan Nusantara, seperti Semarang dan Palembang, sebelum melanjutkan perjalanan ke Selat Malaka, Champa, Siam, India, Sri Lanka, Selat Hormuz, Laut Merah, hingga pesisir timur Afrika.

Tulis Komentar

Komentar