Beranda
Seputar Publik / Nusantara

DPC LSM Terkams Palas Dampingi Kelompok Tani Audiansi Dengan Bupati PMA, Ini Yang Dibahas

Usai audensi Bupati PMA bersama Pengurus DPC LSM Terkams dan kades serta Gapoktan foto bersama di kantor Bupati Palas. (And) Usai audensi Bupati PMA bersama Pengurus DPC LSM Terkams dan kades serta Gapoktan foto bersama di kantor Bupati Palas. (And)

Seputar Publik, Palas - DPC LSM Terkams mendampingi masyarakat kelompok tani enam desa di Kabupaten Palas ber audiamce dengan Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan, 

Audiance dilakukan terkait pengaduan masyarakat yang melaporkan PT. DNS Kebun Bukit Udang, Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Palas. Beberapa waktu yang telah lalu yang hingga kini belum ada titik terang.

Padahal laporan tersebut oleh DPP Terkams telah diteruskan ke Kejaksaan Agung di Jakarta dengan nomor: 42/b/DPP/LSM-TERKAMS/SU/VI/2022 Tertanggal 02 Juni 2022 tentang Tidak Tanduknya PT. DNS Kebun Bukit Udang, Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Palas. 

Ketua DPC Terkams Kawakelvi Hasibuan menjelaskan, warga enam desa yang didampingi DPC LSM Terkams Kabupaten Palas yakni, Siabu, Siagalapung, Payaombur, Pasar Panyabungan, Tanjung Baringin, dan Menanti Sosa Jae, serta Kelompok Tani (Poktan) dari Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Dalam audiance dengan Bupati Palas PMA, juga membahas terhadap UU No: 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. 

Adapun titik berat dalam surat tersebut adalah agar penarapan UU No :39 khususnya pasal 58, 59 dan 60 yaitu terkait hak Plasma Masyarakat 20 persen dari total lahan yang dikuasai dan diusahai dan berikut dengan sanksinya. 

Ketua DPC LSM Terkams mengungkapkan, dalam pertemuan itu salah satu ketua kelompok tani dari desa Mananti didampingi tokoh masyarakat Aminullah Nasution menuntut hak plasma sesuai UU yang berlaku, serta menuntut pengembalian lahan yang diambil perusahaan diluar penyerahan secara pago pago

"Mereka sudah lama berjuang, bahkan sampai terjadi bentrokan berdarah yang menewaskan salah satu warga desa Pasar Panyabungan ditembak mati oleh pasukan Brimob, 7 dilarikan kerumah sakit dan puluhan orang ditahan Penjara," tutur Ketua DPC LSM Terkams Palas.

Sementara itu, kepala desa Payaombur Bahrum Hasibuan berharap dengan kepemimpinan bupati terpilih dapat merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat dan juga pemerintahan desa. 

Disambung kepala desa Siagalapung Ibnu Nasution kami mendukung penuh atas pergerakan yang dilakukan oleh kelompok tani dan lembaga, bahkan legalitas kelompok tani kita sudah berakta notaris lengkap. 

"Sehingga kami dalam hal ini sangat membutuhkan sentuhan manis pemerintah dalam hal ini melalui Bupati Palas agar apa yang diharapkan masyarakat bisa terwujud dan pendapatan per kapita masyarakat juga bisa meningkat dengan demikian pengentasan kemiskinan berjalan dengan baik". tambahnya. 

Selanjutnya, pengurus DPC LSM Terkams Palas Ali Akbar mengungkapkan Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan (PMA) yang didampingi asisten 1 Panguhum Hasibuan, dan Kadis Perkebunan Agus Salim Hasibuan mengucapkan Terima kasih kepada masyarakat yang sudah mempercayakan penyelesaian kasus ini ke pihaknya.

Tentunya ini sudah menjadi PR buat kami selaku pemerintah Daerah. Dan apa yang disampaikan kepada kami sudah cukup jelas, seterusnya kami nanti akan upayakan ini secepatnya bisa berproses. 

"Sedangkan untuk perkembangannya silahkan koordinasi dengan asisten 1 dan juga Kadis perkebunan, silahkan dicatat no handphone mereka agar nanti bisa lebih mudah berkomunikasi. Hal ini penting karena masyarakat tentu ingin tahuperkembangan kinerja kita," Demikian disampaikan Bupati Palas PMA sebagai mana dituturkan Ali Akbar. 

(AND