Ia menegaskan, semangat kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai perjuangan harus diterjemahkan melalui karya, kreativitas, kepedulian sosial, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dorong Pembangunan Berbasis Kepedulian
Aliet juga menyampaikan dukungan terhadap program “Kampar di Hati”. Ia menilai pembangunan daerah yang dilandasi kepedulian dan kecintaan terhadap masyarakat akan lebih mampu menjawab kebutuhan di lapangan.
> “Kalau membangun itu dari hati, tentu kita akan lebih peka melihat apa yang dibutuhkan masyarakat. Dengan begitu, pembangunan bisa lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Di sisi lain, Aliet menyoroti pentingnya perhatian dan pemberian ruang yang lebih luas bagi generasi muda di Kabupaten Kampar.
Menurutnya, pemuda perlu mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan yang positif, baik di bidang kreativitas, pendidikan, kewirausahaan, olahraga maupun berbagai bidang lainnya.
Ia mengingatkan, keterbatasan ruang bagi generasi muda dapat meningkatkan kerentanan terhadap berbagai persoalan sosial.
Komentar