Seputar Publik / Politik

Elektabilitas Gerindra Naik dari 13,5 Persen Jadi 15,2 Persen

“Konsistensi PSI mendukung kepemimpinan Presiden Jokowi, di samping sosialisasi masif yang telah dilakukan, mengerek kenaikan elektabilitas partai yang identik anak muda itu,” kata Prijo.

PKB yang tergabung dalam KIR naik tipis elektabilitasnya menjadi 8,2 persen. Dua partai oposisi berada di papan tengah, yaitu Demokrat (6,0 persen) dan PKS (4,4 persen).

Keduanya tergabung dalam Koalisi Persatuan dan Perubahan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres.

“Sayangnya NasDem yang paling awal mendeklarasikan pencapresan Anies masih harus berjuang untuk bisa kembali ke Senayan,” kata Prijo.

Elektabilitas NasDem sebesar 3,5 persen, atau di bawah ambang batas 4 persen, diikuti oleh PPP (2,3 persen) dan PAN (2,0 persen).

Partai-partai lain yang terancam tidak lolos parliamentary threshold adalah Perindo (1,5 persen), Gelora (1,4 persen), dan Ummat (1,1 persen). Selain itu ada Hanura (0,6 persen), PBB (0,4 persen), dan PKN (0,1 persen).

Garuda dan Partai Buruh nihil dukungan, sedangkan sisanya menyatakan tidak tahu/tidak jawab sebanyak 21,2 persen.

Survei Voxpopuli Research Center pada tanggal 25—31 Maret 2023 terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tulis Komentar

Komentar