Ia menambahkan, pelaksanaan korve serentak juga merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup.
Selain aksi gotong royong, setiap unit kerja juga melakukan penimbangan serta pencatatan volume sampah yang telah dipilah menjadi sampah organik, anorganik, dan residu. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terukur, efektif, dan berkelanjutan.
Bambang menegaskan bahwa upaya tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh aktivitas operasional.
> "Kami ingin memastikan transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, setiap momentum Hari Lingkungan Hidup kami manfaatkan untuk memperkuat kesadaran dan partisipasi seluruh karyawan," jelasnya.
Melalui aksi korve serentak ini, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN IV Regional III kembali menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan di seluruh unit kerja perusahaan.
Semangat gotong royong yang terus dibangun diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, mendukung pembangunan rendah karbon, serta mewujudkan praktik perkebunan yang semakin bertanggung jawab terhadap lingkungan.(Adv)*
Komentar