Seputar Publik / Olahraga

ISTAF Larang Sementara 5 Pemain dan 3 Ofisial Thailand dari Seluruh Aktivitas Sepak Takraw Internasional

Proses disiplin resmi dimulai menyusul insiden final TM ISTAF Sepaktakraw World Cup Kuala Lumpur 2026, seluruh responden dilarang mengikuti aktivitas di bawah yurisdiksi ISTAF hingga pemeriksaan selesai.
ISTAF mengambil langkah tegas pascainsiden Final Piala Dunia Sepak Takraw 2026. Lima pemain dan tiga ofisial Thailand untuk sementara dilarang mengikuti seluruh aktivitas resmi sepak takraw internasional hingga proses disiplin selesai. ISTAF mengambil langkah tegas pascainsiden Final Piala Dunia Sepak Takraw 2026. Lima pemain dan tiga ofisial Thailand untuk sementara dilarang mengikuti seluruh aktivitas resmi sepak takraw internasional hingga proses disiplin selesai.

Seputarpublik.com || SINGAPURA – Persekutuan Sepaktakraw Antarabangsa (ISTAF) resmi memulai proses disiplin terhadap lima pemain, dua pelatih, dan seorang manajer Tim Nasional Sepak Takraw Thailand terkait insiden yang terjadi pada partai final TM ISTAF Sepaktakraw World Cup Kuala Lumpur 2026 yang berlangsung pada 24 Mei 2026.

Keputusan tersebut ditetapkan Komite Disiplin ISTAF dalam rapat yang digelar pada 19 Juni 2026 setelah menelaah berbagai laporan, rekaman, serta informasi yang berkaitan dengan insiden tersebut.

Proses disiplin ini berkaitan dengan dugaan penolakan anggota Regu Ketiga Thailand untuk melanjutkan pertandingan final meskipun telah diarahkan oleh perangkat pertandingan sesuai peraturan permainan dan regulasi kompetisi yang berlaku. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup dugaan keterlibatan dua pelatih dan seorang manajer tim terkait peran mereka dalam insiden tersebut.

Lima pemain yang menjadi responden dalam proses disiplin tersebut adalah Wichan Temkort, Jakkrit Thinbangbon, Phutawan Sopa, Sittipong Khamchan, dan Chattuphon Siriart.

Sementara itu, dua pelatih dan seorang manajer Tim Nasional Sepak Takraw Thailand turut menjalani pemeriksaan dalam proses yang sama.

Tulis Komentar

Komentar