Seputarpublik.com || BANDAR LAMPUNG – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN IV Regional VII terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanamkan kepedulian sejak usia dini melalui program edukasi lingkungan bagi para pelajar. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Mengusung tema "Dari Kerja Bakti Menuju Kepedulian Berkelanjutan", kegiatan menggabungkan aksi kerja bakti bersama seluruh karyawan PTPN IV Regional VII dengan edukasi pengelolaan sampah bagi para pelajar. Pendekatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kebiasaan yang harus diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini sekaligus menjadi wujud kontribusi Holding Perkebunan Nusantara dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu lingkungan.
Dalam sesi edukasi, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya, mengenali perbedaan sampah organik dan anorganik, menerapkan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R), hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Sementara itu, seluruh karyawan PTPN IV Regional VII melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan kantor sebagai bentuk keteladanan bahwa budaya peduli lingkungan harus dimulai dari lingkungan kerja sebelum diterapkan secara lebih luas di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Program BRONDOLAN (Bersama Rutin Olahraga dan Ngobrol dengan Karyawan) yang mendorong kolaborasi, kebersamaan, serta budaya kerja yang sehat dan produktif.
Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, mengatakan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab tidak hanya menciptakan kinerja bisnis yang baik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan lingkungan.
> "Kepedulian terhadap lingkungan merupakan investasi jangka panjang. Kami ingin membangun budaya yang dimulai dari lingkungan perusahaan, kemudian melibatkan masyarakat, terutama generasi muda. Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan. Ketika mereka memiliki kesadaran menjaga lingkungan sejak dini, maka kita sedang menanam investasi besar bagi keberlanjutan bumi di masa depan," ujarnya.
Ia menambahkan, perusahaan berharap kegiatan edukasi tersebut mampu mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan.
> "Harapan kami, para pelajar dapat menjadi agen perubahan di sekolah maupun lingkungan masing-masing. Kepedulian terhadap sampah harus dimulai dari kebiasaan kecil, karena perubahan besar selalu lahir dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten," tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PTPN IV Regional VII juga memberikan penghargaan kepada para Culture Hero, yakni karyawan yang dinilai berhasil menjadi teladan dalam mengimplementasikan budaya perusahaan, nilai-nilai AKHLAK, serta semangat kepedulian terhadap lingkungan di tempat kerja.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi perusahaan sekaligus motivasi bagi seluruh insan perusahaan agar terus mengembangkan budaya kerja yang berintegritas, kolaboratif, dan berwawasan lingkungan.
Melalui program ini, PTPN IV Regional VII menegaskan bahwa implementasi TJSL tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada pembangunan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan perubahan perilaku. Dengan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan, Holding Perkebunan Nusantara berharap budaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia yang lebih hijau.(Adv)*