Beranda
Seputar Publik / Berita

HUT RI ke-81, KNPI Pandeglang Pilih Aksi Kemanusiaan: Salurkan Air Bersih, Sembako dan Santunan

Sejak 7–12 Agustus 2026, DPD KNPI Pandeglang menggelar program “Berbagi Kasih” dengan menyasar warga terdampak kekeringan, anak yatim, masyarakat kurang mampu, serta sejumlah pondok pesantren.
Memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI, DPD KNPI Pandeglang menggelar aksi “Berbagi Kasih” melalui penyaluran air bersih, sembako, santunan anak yatim, dan kegiatan sosial bagi masyarakat. Memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI, DPD KNPI Pandeglang menggelar aksi “Berbagi Kasih” melalui penyaluran air bersih, sembako, santunan anak yatim, dan kegiatan sosial bagi masyarakat.

Seputarpublik.com || PANDEGLANG — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pandeglang periode 2025–2029 dengan menggelar aksi sosial bertajuk “DPD KNPI Pandeglang Berbagi Kasih, Peduli Kemanusiaan.”

Di tengah berbagai kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan Hari-Hari Besar Nasional (PHBN), DPD KNPI Pandeglang memilih memaknai momentum kemerdekaan melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan sejak 7 hingga 12 Agustus 2026, dengan sejumlah agenda, antara lain penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan, pembagian sembako, silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu.

Maknai Kemerdekaan melalui Kepedulian

Ketua Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Saepudin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda sekaligus salah satu cara untuk memaknai kemerdekaan melalui aksi nyata.

«“Merayakan kemerdekaan tidak selalu harus dengan perlombaan. Kami ingin mengisinya dengan berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari penyaluran air bersih bagi warga terdampak kekeringan hingga bantuan kepada keluarga kurang mampu dan anak yatim piatu,” ujar Saepudin.»

Menurutnya, momentum kemerdekaan juga dapat menjadi ruang refleksi untuk melihat sejauh mana masyarakat dapat merasakan manfaat kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.

«“Ini menjadi catatan bersama bahwa kemerdekaan harus dirasakan secara menyeluruh. Momentum kemerdekaan harus menjadi evaluasi agar masyarakat di pelosok juga mendapatkan kehidupan yang layak,” katanya.»

Saepudin turut menyampaikan apresiasi kepada DPD KNPI Provinsi Banten serta seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut.

Berbagi Kasih” hingga Momentum Kemerdekaan

Sementara itu, Sekretaris Umum DPD KNPI Pandeglang, Entis Sumantri, mengatakan aksi kemanusiaan tersebut akan terus dilakukan hingga puncak peringatan HUT RI pada 17 Agustus dan diupayakan dapat berlanjut setelah momentum kemerdekaan.

«“Pada momentum kemerdekaan ini, kami melakukan refleksi melalui aksi kemanusiaan, berbagi air bersih, bantuan sembako, santunan anak yatim piatu, serta silaturahmi dari pondok ke pondok pesantren,” ungkap Entis.»

Ia menilai masih terdapat berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, mulai dari kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, keterbatasan biaya pendidikan yang berpotensi menyebabkan anak putus sekolah, hingga kondisi rumah yang belum layak huni.

«“Merah putih dan kemerdekaan bukan sekadar nama atau simbol. Kemerdekaan harus dirasakan sejak dari hati dan diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama,” tegasnya.»

Entis menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian KNPI kepada masyarakat sekaligus upaya menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.

Ia juga mengutip ungkapan “Khairunnas anfa'uhum linnas”, yang dimaknai sebagai sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

«“Kegiatan ini semata-mata untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, membantu sesama dan mengharapkan keberkahan dari Allah SWT. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan waktu, pikiran, tenaga dan materi untuk mendukung kegiatan ini,” ujar Entis Sumantri.»

KNPI Banten Apresiasi Gerakan Kemanusiaan

Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten, Tito Istianto, memberikan apresiasi atas inisiatif DPD KNPI Kabupaten Pandeglang yang mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan.

«“Saya bangga dengan Bung Saepudin, Bung Entis Sumantri dan seluruh pengurus KNPI Pandeglang. Di saat banyak yang merayakan kemerdekaan dengan lomba, rekan-rekan di Pandeglang memilih turun ke lapangan membagi air bersih, sembako, dan bersilaturahmi ke sejumlah pondok pesantren serta menyantuni anak yatim,” ujar Tito.»

Menurut Tito, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pemaknaan kemerdekaan melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

«“Kemerdekaan itu bukan hanya soal bendera dan upacara. Tapi soal memastikan tidak ada rakyat kita yang haus, lapar, dan tertinggal. Apa yang dilakukan KNPI Pandeglang adalah jawaban nyata bahwa pemuda hadir sebagai solusi,” tegasnya kepada awak media, Rabu (12/8/2026).»

Tito juga menyoroti pesan yang disampaikan Sekretaris KNPI Pandeglang, Entis Sumantri, mengenai ungkapan “Khairunnas anfa'uhum linnas.”

«“Itu harus jadi pegangan kita semua. Sebaik-baik pemuda adalah yang paling bermanfaat. Dan KNPI Pandeglang sudah membuktikannya dari tanggal 7–12 Agustus ini,” lanjut Tito.»

Akan Jadi Inspirasi bagi KNPI se-Banten

Tito menegaskan, DPD KNPI Provinsi Banten akan menjadikan program “Berbagi Kasih” yang dilakukan KNPI Pandeglang sebagai salah satu inspirasi bagi DPD KNPI di kabupaten/kota lainnya di Banten.

«“Ke depan kita dorong semua KNPI se-Banten punya program kemanusiaan di momentum-momentum besar. Karena di usia 53 tahun KNPI dan 81 tahun Indonesia, kita harus hadir di tengah rakyat,” pungkas Tito.»

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPD KNPI Pandeglang berupaya mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan kegiatan yang berorientasi pada kepedulian sosial, gotong royong, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.(Red)*