“Setiap pergantian struktur tentu ada penyesuaian. Kuncinya di lapangan adalah fokus pada tugas dan menjaga komunikasi antarpekerja. Dari zaman PTP VI hingga PalmCo saat ini, prinsip kerja di perkebunan tetap sama: kedisiplinan dan menjaga kondisi tanaman,” tuturnya.
Bagi Marihot, penghargaan masa kerja yang diterimanya menjadi bentuk pengakuan atas perjalanan pengabdian sekaligus memberikan arti penting bagi kesejahteraan keluarganya hingga memasuki masa purnabakti.
“Bagi kami di lapangan, pengakuan atas masa kerja ini tentu memberikan rasa dihargai. Harapan saya, koordinasi antara manajemen dan pekerja di unit kebun dapat terus ditingkatkan agar operasional perusahaan semakin solid,” imbuhnya.
Penghargaan untuk Menjaga Hubungan Industrial
Berdasarkan ketentuan perusahaan, penerima penghargaan Yubileum mendapatkan bentuk apresiasi yang disesuaikan dengan jenjang masa bakti, antara lain sertifikat penghargaan dan dana penghargaan masa kerja.
Manajemen PTPN IV menyatakan pemberian penghargaan dilakukan secara serentak di berbagai unit kebun dan pabrik pengolahan kelapa sawit di seluruh Indonesia setelah rangkaian upacara peringatan Kemerdekaan RI.
Penyerahan di tingkat regional dipimpin masing-masing Region Head dan Manajer Unit untuk memastikan para penerima di berbagai wilayah operasional memperoleh haknya secara tepat waktu.
Dengan jumlah tenaga kerja yang mencapai puluhan ribu orang di seluruh Indonesia, pemberian apresiasi masa kerja tersebut diharapkan turut menjaga keselarasan hubungan industrial antara perseroan dan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN).
Bagi perusahaan, penghargaan masa kerja tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap loyalitas pekerja, tetapi juga bagian dari upaya membangun hubungan kerja yang berkelanjutan di tengah transformasi industri perkebunan.(Red)*
Komentar