Beranda
Seputar Publik / Berita

ICX Jakarta 2026 Ditutup Meriah, Final IBC dan Coffee Rave Party Jadi Klimaks Pameran Kopi

Hari terakhir Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 menghadirkan final Indonesia Barista Championship, program interaktif, kolaborasi industri, hingga Coffee Rave Party sebagai penutup rangkaian pameran.
Suasana hari terakhir Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 di Cendrawasih Hall, JICC, Jakarta, Minggu (6/9/2026). Final Indonesia Barista Championship hingga Coffee Rave Party menjadi bagian dari rangkaian penutupan pameran kopi tersebut. Suasana hari terakhir Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 di Cendrawasih Hall, JICC, Jakarta, Minggu (6/9/2026). Final Indonesia Barista Championship hingga Coffee Rave Party menjadi bagian dari rangkaian penutupan pameran kopi tersebut.

Seputarpublik.com || JAKARTA – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari di Cendrawasih Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Hari terakhir penyelenggaraan, Minggu (6/9/2026), menjadi puncak rangkaian acara yang mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem kopi, mulai dari pelaku industri, barista, roaster, brand kopi, komunitas, hingga masyarakat penikmat kopi.

Sejak pagi, aktivitas di area pameran semakin ramai. Aroma kopi dari berbagai daerah memenuhi area acara, sementara pengunjung mengikuti beragam program interaktif, edukasi, kompetisi, hingga agenda bisnis yang menjadi bagian dari ICX Jakarta 2026.

Penyelenggaraan ICX tahun ini tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati kopi, tetapi juga memperlihatkan perkembangan industri kopi Indonesia dari sektor hulu hingga hilir.

Brew Talks Bahas Perjalanan Brand Kopi


Salah satu agenda yang menarik perhatian pengunjung adalah sesi Brew Talks yang digelar Arutala Coffee dengan tema From Roastery to Market: Building a Coffee Brand that Consumers Choose.

Dalam sesi tersebut, pengunjung diajak melihat perjalanan sebuah brand kopi, mulai dari biji kopi yang dipanen petani, proses pengolahan oleh roaster, hingga menjadi produk yang dipercaya konsumen.

Di area lain, Lounge by Santino kembali menghadirkan program Brew Bars Takeover.

Program tersebut memberikan kesempatan kepada sejumlah barista untuk mengambil alih bar dan meracik kopi secara langsung di hadapan pengunjung, sekaligus berbagi cerita mengenai racikan yang mereka sajikan.

Pada hari terakhir, Brew Bars Takeover diisi Tim Santino, Gede Toni, Claudio Gomez, dan Adam Iqbal Alfie. Setelah itu, bar sempat diambil alih I Putu Yoko Permana, salah satu finalis Indonesia Barista Championship (IBC) Regional 1 Jakarta, sebelum kembali ditutup Tim Santino hingga sore.

Final IBC Jadi Perhatian Pengunjung

Perhatian pengunjung kemudian tertuju pada babak Final Round Indonesia Barista Championship (IBC) Regional 1 Jakarta.

Sebanyak 15 peserta dari 12 brand kopi tanah air sebelumnya telah melewati Round 1 dan Round 2. Dari proses tersebut, enam peserta dengan perolehan poin tertinggi berhak melaju ke babak final.

Enam finalis tersebut yakni I Putu Yoko Permana dari Anomali Coffee, Michelle Chandra sebagai kompetitor independen, Diazka Setya Prakasa dari Toko Kopi Tuku, Aga Muhammad dari Ahead Coffee and Roastery, Maximillian Periatna dari Ratio Coffee Brewers, serta Abednego Ivan Laoh dari Makmur Jaya Coffee Roaster.

Di hadapan juri dan ratusan penonton, para finalis berupaya memberikan penampilan terbaik.

Ketelitian dalam setiap tahapan penyeduhan, keterampilan meracik kopi, hingga kemampuan menyampaikan cerita di balik sajian menjadi bagian penting dalam penilaian.

Suasana kompetisi semakin menegangkan ketika satu per satu finalis menyelesaikan penampilan mereka di IBC Stage.

Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Daryanto Witarsa mengatakan, persaingan pada babak final menunjukkan kualitas peserta yang semakin matang.

“Enam finalis yang naik ke panggung hari ini sudah melalui seleksi yang ketat, dan yang kami lihat bukan cuma soal rasa, tapi bagaimana mereka bisa bercerita lewat kopi yang mereka sajikan. Ini yang membuat IBC tahun ini terasa lebih hidup,” ujar Daryanto.

Salah satu finalis, Maximillian Periatna dari Ratio Coffee Brewers, mengaku atmosfer babak final terasa berbeda dibandingkan dua babak sebelumnya.

“Rasanya cukup tegang karena di penyisihan kemarin dan final hari ini adalah pengalaman pertama aku. Hari ini adrenalinnya lebih tinggi ya, mungkin karena ada excited yang berbeda dari sebelumnya. Di final ini, tema yang aku bawa itu transformasi dari diri aku dan juga dari kopinya,” kata Maximillian seusai tampil.

ICX 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Ekosistem Kopi

Menjelang petang, rangkaian acara kembali berlanjut di IBC Stage. Salah satunya melalui Lucky Spender Announcement Balé by BTN.

Program tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung yang melakukan transaksi menggunakan Balé by BTN selama ICX Jakarta 2026 untuk mendapatkan hadiah, mulai dari satu unit mesin kopi hingga tabungan senilai Rp9 juta.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan, penyelenggaraan ICX Jakarta 2026 selama tiga hari mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem kopi Indonesia.

“Kami bersyukur ICX Jakarta 2026 bisa berjalan dengan baik dari hari pertama sampai hari penutupan ini. Semangat yang kami lihat dari para barista muda, brand-brand kopi lokal, hingga animo pengunjung menunjukkan bahwa industri kopi Indonesia terus bergerak maju. Ini modal besar untuk membawa ekosistem kopi tanah air semakin kuat ke depannya,” ujar Daswar.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Nixon LP Napitupulu.

Menurut Nixon, ICX 2026 tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha, brand, barista, roaster, komunitas, konsumen, hingga institusi dalam satu ekosistem.

“ICX 2026 boleh berakhir, tetapi kolaborasi kita untuk membawa kopi Indonesia naik kelas baru saja dimulai,” ujar Nixon.

Ia menilai berbagai koneksi yang terbentuk selama penyelenggaraan ICX perlu dilanjutkan dalam bentuk kolaborasi nyata.

“ICX 2026 menjadi starting point kolaborasi ekosistem kopi Indonesia. Pertemuan dan koneksi yang telah terbentuk ini perlu dilanjutkan menjadi kolaborasi nyata untuk membuka peluang baru, memperkuat pelaku usaha, dan bersama-sama memajukan ekosistem kopi Indonesia,” katanya.

Coffee Rave Party Tutup ICX Jakarta 2026

Setelah rangkaian program dan kompetisi berakhir, suasana penutupan ICX Jakarta 2026 beralih menjadi lebih santai melalui Coffee Rave Party.

Penampilan Moluccan Soul menjadi salah satu sajian penutup. Grup tersebut membawakan lagu-lagu khas timur yang disambut antusias pengunjung.

Suasana semakin meriah ketika pengunjung ikut bernyanyi bersama. Musik dan kopi menjadi perpaduan yang menandai berakhirnya penyelenggaraan ICX Jakarta 2026 di Ibu Kota.

Dengan berakhirnya ICX Jakarta 2026, seluruh rangkaian Indonesia Coffee Expo 2026 resmi tuntas digelar di tiga kota, yakni Surabaya, Medan, dan Jakarta.

Jakarta menjadi kota penutup sekaligus panggung yang mempertemukan kembali berbagai elemen ekosistem kopi Indonesia dalam satu rangkaian acara yang memadukan pameran, edukasi, kompetisi, bisnis, komunitas, hingga hiburan.(*/hel)