“Perjalanan membangun Kota Mataram masih panjang dengan segala tantangannya. Peningkatan daya saing itu penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kota Mataram. Semoga hari jadi Kota Mataram ini memberi inspirasi dan semangat baru kepada seluruh masyarakat Kota Mataram untuk bekerja nyata dan memantapkan ikhtiar pembangunan kota Mataram,” ujarnya.
Terakhir, terselip pesan Gubernur, dalam rangka menyambut tahun politik di 2023 mendatang, dihimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas dan persatuan untuk menyukseskannya.
“Tahun 2023 akan memasuki tahun politik, perbedaan pendapat dan perbedaan pilihan harus dimaknai dengan cara tuhan memperkaya kita bukan untuk memantik perseteruan. Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas daerah menuju pesta demokrasi dengan penuh rasa kekeluargaan, rasa persahabatan, saling menyayangi, saling mendukung, dan saling menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian wilayah masing-masing,” tutup Inspektur Upacara membacakan sambutan.

Hadir pula pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang juga turut mengucapkan selamat hari jadi untuk Kota Mataram yang ke-29.
“Selamat pada kota mataram, apalagi pada hut ke-29 ini banyak hal-hal luar biasa yang dilakukan dan saya sangat apresiasi. Yang pertama 5 pilar STBM, itu tidak gampang. Kemudian ada Mall Pelayanan Publik, ini juga bagus karena pelayanan ke masyarakat itu nomor satu. Jadi hal-hal prinsip banyak dilakukan. Selain itu, kebersihan di Kota Mataram ini besar sekali kemajuannya, harus kita apresiasi, progressnya udah luar biasa. Dan Kota Mataram juga concern untuk menekan angka stunting, luar biasa sekali,” ucap Wagub NTB.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menyebut kesuksesan Kota Mataram dalam menciptakan program yang inklusif dan menyentuh langsung masyarakat kecil. Hal ini disampaikan dalam pidato Sidang Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Mataram dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mataram ke 29.
(Yyt)
Komentar