Seputar Publik / Megapolitan

Innalillahi, Mantan Wagub DKI H. Eddie Mardjoeki Nalapraya Wafat

Almarhum Eddie Mardjoeki Nalapraya, saat menghadiri Sarasehan Pencak Silat Nasional Tahun 2024, di TMII. (Foto dok Media Analis Indonesia) Almarhum Eddie Mardjoeki Nalapraya, saat menghadiri Sarasehan Pencak Silat Nasional Tahun 2024, di TMII. (Foto dok Media Analis Indonesia)

Eddie mulai tertarik dengan kemampuan Pencak Silat pejuang lainnya dalam melawan penjajah. Alhasil ia mulai dekat dan bersahabat dengan kalangan pesilat dan menekuninya.

Pria yang juga sempat menjadi Ketum Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) itu juga berperan penting dalam upaya membuat Pencak Silat diakui The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.

Kala itu Eddie mengemban amanah sebagai pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO dan Olympic tahun 2014-2019.

Sebelumnya pada tahun 1980, Eddie Nalapraya turut serta dalam pembentukan Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat). 

Tak hanya itu, Ia juga sempat menggagas berdirinya organisasi Pencak Silat di negara-negara tetangga antara lain, Persekutuan Silat Singapore (Persisi), Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (Pesaka) dan utusan dari Brunei Darusalam. 

Pada tahun terbentuknya Persilat, Eddie terpilih sebagai Presiden. Setelah itu, tepatnya pada Tahun 1987, Silat dipertandingkan pada SEA Games.

Kompetisi Silat juga diupayakan hadir di negara lain. Pada tahun 2008, Eddie menggagas kejuaraan Pencak Silat di seluruh Eropa dan ia ditetapkan ‘Bapak Pencak Silat Eropa di Swiss.

Saat Presiden Spanyol dalam kunjungannya ke tanah air, Eddie Marzuki Nalapraya dinobatkan sebagai Bapak Pencak Silat Dunia.

Selamat Jalan Babe Eddie (Eddie Marzuki Nalapraya), segala perjuanganmu akan kami kenang, khususnya pencak silat sebagai olahraga beladiri asal Indonesia. 

(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar